Peran Teknologi dalam UKM Level Awal

UKM atau Usaha Kecil Menengah adalah usaha dan kreativitas seseorang atau sekelompok masyarakat dalam menghasilkan suatu produk dalam skala yang lebih kecil dari pabrik. Biasanya dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan mesin, melainkan menggunakan alat-alat tradisional karena jumlah produksi yang tidak terlalu besar.

Sumber: unsplash.com

Skala omzet yang sebenarnya masih bisa dilakukan secara manual untuk kebutuhan perhitungan secara cepat. Tapi benarkah UKM memerlukan teknologi berbasis aplikasi seperti software, mesin estimator omzet atau pemasaran dengan pemesanan otomatis melalui aplikasi? Simak ulasan berikut ini:

Pemasaran Produk UKM dengan Teknologi

Bergerak dari kata tujuan, kita dapat menganalisa bahwa kepentingan berdirinya UKM itu sendiri adalah untuk membantu menopang kehidupan ekonomi dan finansial pendirinya, maupun orang di sekitarnya. Karena tidak hanya berfungsi untuk pendirinya saja, maka UKM diharapkan mampu membantu lebih banyak orang lagi. Caranya adalah dengan cara mengembangkan UKM itu sendiri menjadi sebuah usaha yang mampu menopang sejumlah angka finansial dari para pekerjanya dengan cara meningkatkan penjualan.

Untuk meningkatkan penjualan banyak cara dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan melakukan promosi. Promosi dapat dilakukan secara langsung dengan konsep door to door maupun tidak langsung melalui brosur atau iklan media elektronik. Dengan semakin berkembangnya teknologi, promosi tidak langsung menjadi lebih mudah dan terjangkau.

Sumber: unsplash.com

Pemilik UKM bisa memanfaatkan media sosial dengan berbagai perangkat yang terhubung koneksi internet seperti handphone dan laptop untuk melakukan promosi. Berbeda dengan promosi langsung yang wajib menghentikan kegiatan lain saat akan melakukan promosi. Kecuali jika UKM yang dibangun sudah memiliki pekerja yang cukup pada tiap bidang usahanya. Tipsnya adalah pemilik UKM bisa memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mengedit foto produk menjadi lebih eye catching dan dilakukan pemasaran melalui media sosial secara berkala.

Perhitungan dan Kalkulasi Omzet dengan Teknologi

Sumber: unsplash.com

Kebutuhan pasar yang senantiasa berkembang, menjadi hal selanjutnya yang perlu dipikirkan oleh pelaku usaha dalam mengubah konsep tradisional menjadi lebih modern.

Namun perhitungan yang dilakukan secara manual dengan konsep tradisional, cukup menghambat perkembangan UKM itu sendiri. Selain membutuhkan waktu yang banyak untuk melakukannya (kurang efisien), kemungkinan melewatkan informasi pesanan penting dari konsumen serta berbagai human error lainnya. Meski tidak menutup kemungkinan human error bisa terjadi sekalipun dalam dunia digital. Oleh karena itu, segala variabel UKM mulai dari perhitungan bahan baku, perbandingan dengan omzet penjualan dan pasar secara periodik (harian, mingguan maupun bulanan), harta – aset yang dimiliki, area penjualan, realita pencapaian penjualan bisa dihitung dengan mudah dibantu adanya pemanfaatan teknologi, dilansir dari TrustRadius.com.

Dengan adanya aplikasi penghitung omzet dan keuntungan, pemilik UKM bisa memperhitungkan berapa produk yang harus diproduksi dan dijual, secara harian maupun untuk waktu yang akan datang. Tentu saja hal ini dapat dilakukan berdasarkan data penjualan yang sudah ada danĀ  direkapitulasi secara modern. Ini artinya membangun data dalam UKM secara berkesinambungan dari segala variabel UKM seperti yang telah disebutkan diatas.

Teknologi Mendukung Kesinambungan UKM

Kontinuitas atau keberlangsungan UKM diharapkan tidak hanya berhenti dalam satu atau sampai lima tahun melainkan lebih dari itu, selama produk yang dihasilkan masih diminati oleh pasar. Bagaimana jika produk tersebut nantinya kekurangan peminat? Apakah pelaku UKM masih harus melanjutkan usahanya?

Sumber : unsplash.com

Melalui data yang dimiliki dan tersimpan dalam produk teknologi, sebenarnya pihak pelaku UKM sudah bisa memperkirakan terjadinya penurunan minat pembeli. Fakta dari data ini bisa diatasi secepat mungkin tanpa harus menunggu kerugian terjadi. Caranya adalah dengan memperluas pasar, membuka cabang pada area yang diestimasi bisa menambah penjualan, mengembangkan jenis produk maupun menciptakan jenis produk subtitusi atau pengganti.

Dengan bantuan teknologi, pelaku UKM bisa mendapatkan informasi untuk ekspansi area pemasaran, mengetahui jumlah harga bahan baku yang bersaing bahkan dari sumber termurah. Selain itu mempertahankan nilai pasar dengan tetap memperhitungkan keuntungan serta mengontrol cara kerja tim atau pekerjanya.

Teknologi mengubah banyak hal dalam segala aspek kehidupan manusia jika digunakan dengan tepat guna dan tepat sasaran. Apakah Anda salah satu pelaku UKM? Tinggalkan di kolom komentar untuk jenis teknologi yang sudah Anda gunakan dan dampaknya untuk bisnis Anda. Mari berbagi agar semakin banyak pelaku UKMĀ  mampu meningkatkan taraf kehidupannya dan pekerjanya.

Sumber :

  1. https://www.trustradius.com/forecasting-analytics