5 Alasan Mengapa Kita Perlu Konsumsi Yogurt Saat Pandemi

Sekilas mengenai yogurt.

Yogurt adalah susu yang sudah melewati proses fermentasi dengan menambahkan bakteri baik. Konon, yogurt ditemukan dengan cara tidak disengaja. Dua ribu tahun yang lalu, seorang pedagang Turki melakukan perjalanan dengan membawa bekal berisi susu. Susu tersebut Ia masukan ke dalam kantung usus domba. Panas terik di siang hari serta dinginnya malam membuat susu tersebut menjadi gumpalan padat. Rasanya pun berubah menjadi asam tapi menyegarkan. Sejak itu yogurt mulai dikonsumsi dan dipercaya baik untuk kesehatan sistem pencernaan.

Bagi yang pernah mencicipi yogurt, apa sih kesan pertama yang timbul saat mendengar kata yogurt? Asam? Banyak yang bilang begitu, ibu saya misalnya, ia menolak mencicipi yogurt karena persepsi asam yang sudah terlanjur tertanam kuat di benaknya.

Padahal sebenarnya level asam pada yogurt itu sangat bervariasi. Persis seperti sambal, ada levelnya juga ‘kan? Dari yang sedikit pedas, sampai ke tingkat sangat pedas. Yang pernah coba Squeeze buatan Cimory pasti setuju kalau rasa yogurt nya tidak terlalu asam. Squeeze jadi salah satu yogurt favorit banyak orang karena rasanya yang pas banget.

Lihat harga promo Yogurt hari ini di Supermarket 

Jadi, jangan ragu ya untuk mengonsumsi yogurt. Ada banyak merk lain  yang beredar selain Cimory. Heavenly Blush, Biokul, Yummy, Elle & Vire, Yoforia, Greenfields, KIN dan lain lain. Masing masing dengan berbagai varian yang bisa dipilih sesuai selera. Ada yang low fat, low sugar bahkan no sugar.

 

Manfaat yogurt di masa pandemi

Nah sebenarnya apa sih manfaat yogurt bagi tubuh kita sehingga sebaiknya yogurt masuk dalam list produk yang perlu kita konsumsi saat pandemi? Yuk simak satu per satu :

Meningkatkan imunitas tubuh.

Kebanyakan dari kita tahu kalau yogurt mengandung probiotik yaitu bakteri baik yang membantu proses pencernaan makanan di usus kita, contohnya : lactobacillus bulgaricus, lactobacillus acidophilus dan lactobacillus casei. 

Bakteri baik ini jika jumlahnya cukup banyak membuat tubuh kita imun (kebal) terhadap serangan  bakteri jahat yang bisa membuat kita diare. Selain itu mineral yang terkandung pada yogurt juga dapat meningkatkan produksi sel T, bagian dari sel darah putih yang berfungsi melawan bibit penyakit yang menyerang tubuh.

Menstabilkan gula darah.

Yogurt dapat menstabilkan gula darah sehingga cocok untuk penderita diabetes. Tapi ingat pilihlah varian : no sugar atau less sugar ya. Selain itu, bagi wanita penyandang diabetes, yogurt dapat membantu mencegah dan meminimalisir resiko infeksi pada organ intim. 

Mengandung vitamin D.

Yogurt mengandung kalsium dan juga vitamin D. Vitamin D  dapat meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh kita. Sedangkan kalsium adalah mineral yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit tulang di usia senja seperti osteoporosis atau osteopenia. 

Vitamin D juga sangat dibutuhkan untuk mencegah dan menanggulangi masalah infeksi pernafasan yang timbul karena terpapar Covid 19. Vitamin D dapat menghambat ekspresi dan mengurangi transkripsi beberapa sitokin proinflamasi. Selain itu, vitamin D juga meningkatkan sitokin T helper yang bersifat anti inflamasi. Ada banyak lagi manfaat vitamin D yang dijelaskan secara ilmiah tapi mungkin kurang dapat dipahami oleh kaum awam. Yang penting bagi kita, usahakan agar kebutuhan vitamin D tercukupi baik melalui makanan, suplemen maupun dengan cara berjemur.

Sumber protein bagi tubuh.

Susu sebagai bahan  utama yogurt memang dikenal sebagai sumber protein yang bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, sebagai sumber energi, meningkatkan antibodi dan penghasil enzim dan hormon bagi tubuh kita. 

Menunjang program diet.

Kombinasi probiotik,  kalsium dan protein  pada yogurt  memicu proses pembentukan hormon anti lapar yaitu peptide YY dan GLP-1 sehingga dapat menunjang program penurunan berat badan. Seperti diketahui obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko kematian pada penderita covid-19. Hal ini dikarenakan obesitas erat kaitannya dengan penyakit yang dianggap komorbid seperti  penyakit janting, ginjal, hipertensi, diabetes type 2 dan penyakit liver. Karenanya, kita perlu menjaga berat badan kita supaya tidak berlebih.

 

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat yogurt, seperti menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengurangi timbulnya flek hitam pada kulit karena terpapar sinar matahari dan sebagainya. Kebiasaan berjemur di siang hari untuk mendapatkan vitamin D3 dapat meningkatkan resiko seperti kulit terbakar. Yogurt dapat mengurangi resiko tersebut. Karena itu, ayo mulai konsumsi yogurt segera.