Kalkulator Masa Subur & Kalender Masa Subur 2024

Memahami siklus menstruasi dan masa subur sangat penting bagi pasangan yang ingin memiliki anak. Dengan memantau siklus menstruasi Anda, membantu mengetahui masa subur, sehingga peluang kehamilan meningkat.

Pada artikel ini, kami menyediakan kalkulator interaktif untuk memudahkan Anda menghitung masa subur Anda melalui metode kalender. Berikut kalkulator masa subur yang bisa Anda gunakan.

Apa itu masa subur?

Masa subur adalah periode dalam siklus menstruasi ketika peluang hamil paling tinggi. Masa subur biasanya berlangsung 5 hari sebelum ovulasi, pada hari ovulasi, dan sehari setelahnya. Jadi, ada sekitar 6 hari dalam setiap siklus di mana Anda dapat hamil.

Ovulasi adalah saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Sel telur siap dibuahi oleh sperma hanya sekitar 24 jam setelah ovulasi. Karena sperma bisa hidup hingga 5 hari dalam tubuh wanita, berhubungan seksual selama masa subur meningkatkan peluang sperma bertemu sel telur.

Kalkulator & kalender masa subur

Metode kalender adalah cara mudah memperkirakan masa subur dengan memasukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan durasi siklus haid rata-rata Anda. Jika belum pernah menghitung siklus haid, masukkan hari pertama haid selama 3 bulan terakhir ke dalam kalkulator ini.

Menggunakan kalkulator ovulasi juga dapat membantu Anda menentukan kapan melakukan tes kehamilan, kapan menstruasi berikutnya, dan perkiraan tanggal persalinan jika Anda hamil.

Langkah 1: Masukan hari pertama dari menstruasi terakhir Anda

Silakan klik tanggal pada kalendar ini untuk tanggal pertama dari menstruasi terakhir Anda. Contohnya, jika menstruasi terakhir Anda adalah tanggal 1 – 5 May 2024, maka tanggal pertama adalah 1 May 2024.

April 2024
MinSenSelRabKamJumSab
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930
May 2024
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
June 2024
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30

Anda belum memilih tanggal menstruasi Anda, silakan pilih pada kalendar di atas.

Langkah 2: Berapa lama siklus terakhir Anda?

Silakan pilih angka di bawah ini yang sesuai dengan siklus menstruasi Anda. Siklus menstruasi dapat diukur dari hari pertama haid hingga haid berikutnya. Rata-rata, siklus ini sekitar 28 hari.

- 28 +

Anda belum mengisi siklus menstruasi Anda, silakan klik tanda +/- di atas.

Langkah 2: Masukan hari pertama dari menstruasi Anda sebelumnya

Untuk menghitung siklus dengan lebih tepat, catatlah kapan haid dimulai setiap bulannya, minimal selama 3 bulan berturut-turut.

Di langkah pertama, Anda sudah mencatat tanggal haid pertama bulan ini. Kemudian, catat tanggal haid pertama bulan lalu. Terakhir, catat tanggal haid pertama sekitar 3 bulan yang lalu.

Isi tanggal hari pertama dari menstruasi 2 bulan sebelumnya pada kotak isian di atas.

Isi tanggal hari pertama dari menstruasi 3 bulan sebelumnya pada kotak isian di atas.

Sebagai catatan, kalkulator ovulasi hanya memberikan perkiraan dan tidak menjamin kehamilan atau sukses dalam pengendalian kelahiran. Jadi, jangan gunakan kalkulator ovulasi untuk mencegah kehamilan.

Hasil perhitungan masa subur Anda

June 2024
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30
July 2024
MinSenSelRabKamJumSab
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
August 2024
MinSenSelRabKamJumSab
123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Jika Anda memiliki

Siklus menstruasi
Menstruasi terakhir

Maka, kemungkinan besar Anda akan mengalami

Masa subur antara
Hari ovulasi
Sperma dapat bertahan hingga 5 hari dalam tubuh, sementara sel telur hanya bertahan selama 24 jam. Berhubungan seks secara teratur sebelum, selama, dan setelah tanggal-tanggal tersebut dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

Anda dapat melakukan tes kehamilan pada H+1 dari estimasi tanggal menstruasi berikutnya dimulai

Menstruasi berikutnya
Tes kehamilan

Jika Anda positif hamil, maka

Perkiraan tanggal kelahiran
Perlu diingat bahwa ini hanyalah estimasi. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk penilaian yang paling akurat.

Tanda-tanda masa subur wanita

Tanda-tanda masa subur atau saat ovulasi pada setiap wanita dapat berbeda-beda. Namun, tanda-tanda yang umum dirasakan meliputi:

  • Meningkatnya suhu tubuh.
    Adanya sedikit kenaikan suhu basal tubuh (basal body temperature) setelah ovulasi, sekitar 0,28–0,5°C. Anda bisa mengukurnya dengan termometer.
  • Perubahan tekstur lendir serviks.
    Lendir serviks biasanya menjadi seperti putih telur (lebih jernih dan elastis), dan jumlahnya meningkat dari biasanya. Lendir serviks ini adalah cairan yang diproduksi oleh leher rahim (serviks) pada wanita dan berfungsi untuk memudahkan perjalanan sperma menuju sel telur. Anda dapat memeriksa konsistensi lendir dengan mengarahkan jari ke leher rahim.
  • Nyeri perut.
    Beberapa wanita dapat mengalami gejala perut kembung atau nyeri saat ovulasi karena pelepasan sel telur dari ovarium dan perubahan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi. Gejalanya dapat dirasakan seperti nyeri pada salah satu sisi panggul atau perut bagian bawah selama beberapa jam.
  • Adanya flek ringan atau spotting ovulasi.
    Bercak atau flek ini biasanya sangat sedikit dan hanya berlangsung selama beberapa jam hingga satu atau dua hari. Namun, jika berkepanjangan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.
  • Perubahan air liur.
    Ketika estrogen meningkat menjelang ovulasi, konsistensi air liur yang mengering berubah membentuk pola yang mirip kristal. Ada tes air liur bahkan mikroskop khusus yang dijual untuk mengetahui waktu ovulasi berdasarkan air liur.

Tips meningkatkan peluang kehamilan

Dengan mengenali kapan ovulasi terjadi, berhubungan intim setiap hari atau setiap dua hari selama masa subur dapat meningkatkan peluang kehamilan. Selain itu, ada beberapa hal yang juga menunjang tingkat kehamilan:

  • Menjaga berat badan.
    Berat badan yang terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat mengganggu ovulasi dan produksi hormon. Berat badan yang tidak sehat pada wanita dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, masalah ovulasi, dan gangguan menstruasi, sementara pada pria dapat mengurangi kesuburan karena masalah hormon, ereksi, dan kondisi kesehatan terkait obesitas. Pastikan Anda berada dalam Indeks Massa Tubuh (BMI) yang sehat yaitu di antara 18,5 dan 24,9.
  • Mengelola stres.
    Mengurangi stres sangat penting karena studi dari NIH menunjukkan bahwa stres dapat menunda kehamilan pada wanita. Beberapa cara untuk mengurangi stres saat mencoba hamil adalah dengan memprioritaskan tidur, berolahraga, berbicara dengan orang terkasih, menjaga rutinitas, dan mencari bantuan kesuburan jika diperlukan.
  • Menjaga kesehatan wanita dan juga pria.
    Mengelola kesehatan sangat penting, terutama jika Anda dan pasangan memiliki kondisi kesehatan tertentu. Pastikan obat-obatan yang Anda konsumsi aman untuk kesuburan Anda. Beberapa tips sehat seperti pola makan yang tepat dapat membantu meningkatkan kesuburan. Seperti makan makanan kaya antioksidan & sumber protein, makanan yang mengandung asam lemak omega-3, kurangi karbohidrat olahan, batasi konsumsi kafein dan alkohol.

FAQ

Hal yang mungkin Anda tanyakan terkait masa subur dan ovulasi:

Bagaimana cara menghitung siklus menstruasi?

Siklus menstruasi dapat dihitung dengan mencatat hari pertama menstruasi setiap bulan dan hitung hari sampai menstruasi berikutnya. Lakukan ini selama minimal 3 bulan untuk mendapatkan siklus rata-rata dan memperkirakan masa subur secara lebih akurat. Anda bisa mencatatnya dengan menggunakan aplikasi kalender di HP, atau menggunakan aplikasi Google Fit dan cycle tracking app lainnya.

Bagaimana cara menghitung masa subur?

Anda bisa memperkirakan ovulasi dan masa subur dengan mengetahui bahwa fase luteal biasanya berlangsung 14 hari. Fase luteal adalah bagian dari siklus menstruasi, dimulai setelah ovulasi dan berakhir sebelum menstruasi berikutnya.

Setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda, tapi umumnya 28 hari. Jika siklus Anda 28 hari, ovulasi biasanya terjadi sekitar hari ke-14 (28 hari – 14 hari = 14 hari). Jadi, masa subur Anda adalah sekitar hari ke-9 (14 hari – 5 hari = 9 hari) hingga hari ke-15 (14 hari + 1 hari = 15 hari) dari siklus menstruasi.

Bagaimana jika haid tidak teratur?

Jika Anda mengalami haid tidak teratur, dengan siklus di luar rentang 21–35 hari, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Anda juga dapat mencoba metode lain seperti mengukur suhu basal tubuh untuk memprediksi masa subur. Yang paling penting adalah berhubungan setiap 2 atau 3 hari selama siklus untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Cara lain untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi?

Selain dari kalkulator, Anda bisa menggunakan tes air liur, OPKs (ovulation predictor kits), monitor kesuburan, tes progesteron, dan pengukur suhu basal tubuh. Tapi, perlu diingat, meskipun bisa membantu, alat-alat ini tidak selalu akurat terutama jika Anda punya masalah medis seperti PCOS atau sedang minum obat-obatan. Maka dari itu, tanyakan kepada dokter Anda untuk menentukan yang paling cocok untuk Anda.