Spring Bed Versus Kasur Busa, Mana yang Terbaik?

Anda sedang berencana membeli kasur baru? Lalu bingung dengan pilihan kasur apa yang cocok dengan kondisi Anda? Membeli furniture yang cenderung mahal memang memerlukan observasi yang mendalam agar barang yang dibeli nantinya sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk memilih kasur biasanya kebanyakan orang akan mempertimbangkan antara kasur biasa (kasur busa) dan spring bed. Agar tidak salah pilih, yuk simak pembahasan seputar kasur berikut ini.

perbedaan kasur busa dengan spring bed
Sumber : sleepare.com

Baca juga Investasi Kasur untuk Tidur yang Sehat, Hemat atau Boros ?

A. Jenis dan Material

Kasur busa

Kasur busa atau polyurethane yang kita kenal terdiri dari tiga jenis yaitu kasur poly foam, kasur memory foam, kasur latex foam. Kasur busa akan mengikuti berat badan dan kembali ke bentuk semula tapi seiring berjalannya waktu akan mengempes. Hal ini tergantung dari kualitas kasur busa. Kasur busa disarankan oleh para ahli untuk Anda yang sering mengalami kelelahan kronis dan nyeri otot karena penggunaan kasur spring bed. Kasur busa mendistribusikan berat badan secara merata.

perbedaan kasur poly foam, kasur memory foam dan kasur latex foam
Sumber : sleepare.com

Poly foam adalah jenis kasur busa yang paling banyak beredar di pasaran. Kasur poly foam memiliki densitas atau kepadatan minimal dan pelepasan panas yang buruk. Untuk daerah yang panas, kasur busa kurang cocok karena akan membuat Anda gerah. Namun Anda bisa mengakalinya dengan sprei katun yang berukuran lumayan tebal dan bersifat dingin.

Di pertengahan 1960, NASA menemukan memory foam atau viscoelastic foam sebagai penyerap guncangan untuk astronot. Pertama kali digunakan pada kursi pesawat. Pada 1990, Tempur-Pedic mulai menggunakan memory foam pada matras. Jenis kasur memory foam diklaim bisa meredakan sakit punggung dan lebih tahan lama dibanding kasur poly foam dan spring bed. Kasur latex foam adalah inovasi terbaru dalam dunia kasur busa, Anda akan mendapatkan sensasi empuk dari foam juga kesejukan. Material kasur latex foam memiliki ventilasi alami yang membuat sirkulasi udaranya berjalan dengan baik. Namun memiliki bobot yang lebih berat dibanding kasur busa lainnya.

Spring bed

Spring bed berasal dari kata spring (pegas) dan Bed (kasur). Kasur ini terdiri dari banyak pegas atau per dan lapisan busa. Semakin banyak pegas biasanya semakin bagus kualitas kasurnya. Spring bed yang beredar di pasaran biasanya terdiri dari 140 pegas per meter persegi. Pegas akan memberi daya lontar dan menopang mengikuti kontur tubuh sehingga tidur menjadi nyaman. 

Di pasaran ada 2 jenis kasur spring bed yang sering dijual, yaitu innerspring dan hybrid. Kasur innerspring merupakan kasur yang paling banyak beredar di pasaran dan banyak diburu konsumen. Bagian dalam kasur innerspring dilengkapi dengan per baja yang membuat nyaman saat ditiduri namun per baja tersebut dapat menimbulkan suara bising atau mencuat keluar matras jika sudah terlalu lama digunakan. Selain itu kasur jenis innerspring memiliki pegas yang saling menyatu sehingga jika satu orang bergerak di area kasur, maka bagian kasur yang lainnya akan ikut bergerak. Jenis kasur innerspring sebenarnya lebih tepat untuk single bed.

Kasur spring bed hybrid memiliki lapisan lainnya seperti busa, lateks atau campurannya sehingga lebih mahal dibanding kasur innerspring. Selain itu biasanya pegas pada kasur hybrid dirancang terpisah dan dibungkus satu per satu yang sering disebut pocket spring sehingga tidak menimbulkan bunyi bising meski sudah dipakai lama. Karena pegasnya dirancang terpisah satu dengan lainnya, maka gerakan di satu sisi kasur tidak akan terasa dibagian kasur lainnya sehingga jika tidur bersama anak atau pasangan, Anda tidak akan terganggu dengan gerakan mereka atau sebaliknya.

Cara Memilih Jenis dan Material Kasur yang tepat

Jika rumah anda berada di area yang suhunya cenderung panas, pilihan kasur spring bed adalah yang terbaik karena sirkulasinya yang baik sehingga akan mengurangi gerah saat anda tidur. Kasur busa memiliki kerapatan yang padat sehingga cenderung gerah. Untuk kasur busa saya sarankan pilih yang sedikit mahal tapi memiliki kualitas yang baik sehingga lebih tahan lama. Untuk budget menengah anda bisa memilih kasur memory foam, untuk budget lebih anda bisa memilih kasur latex foam yang memiliki sirkulasi lebih baik sehingga lebih sejuk.

Untuk kasur spring bed saya sarankan ada memilih jenis spring bed dengan pocket spring sehingga tidak ada transfer gerakan saat anda berada di kasur dan tidak berisik setelah pemakaian jangka panjang. Kasur spring bed lebih disarankan untuk orang yang suka tidur tengkurap atau telentang karena dorongan gaya pegasnya akan memberi tekanan merata pada tulang belakang dibandingkan dengan kasur busa. Jika lebih suka tidur dengan posisi miring, pilihan kasur busa akan memberi tekanan yang tepat untuk tulang leher, pinggang dan ujung kaki.

perbedaan kasur busa vs spring bed kelebihan dan kekurangannya
Klik pada gambar untuk memperbesar

B. Tebal Kasur

Ketebalan kasur busa berbeda – beda. Semakin tebal busa maka pastinya akan semakin empuk. Kasur busa biasanya terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan atas biasanya terbuat dari bahan inovatif. Lapisan tengah adalah lapisan pendukung dengan ketebalan 2.5 hingga 11 cm. Lapisan bawah adalah lapisan dasar kasur busa dengan ketebalannya sekitar 15 sampai 20 cm.

Spring bed di pasaran biasanya memiliki range ketebalan 15 – 45 cm. Untuk ketebalan 25 cm keatas kemampuan menyerap berat badan akan lebih baik sehingga kasur menjadi lebih tahan lama karena kemampuan menahan berat tubuh Anda akan semakin mumpuni.

Cara Memilih Tebal Kasur yang Ideal

Untuk kedua jenis kasur baik kasur busa maupun spring bed sebaiknya pilih yang ketebalannya 25 cm keatas agar daya sokong untuk tubuh lebih baik dan kasur menjadi tahan lama.

C. Pilih Berdasarkan BMI Tubuh

Kasur busa lebih cocok digunakan oleh orang dengan BMI kurang dari 20. Orang dengan BMI diatas 25 tidak akan terlalu nyaman dengan kasur busa karena akan terasa “tenggelam”. Kasur busa cocok untuk kamar anak (dengan BMI dibawah 20) dan kamar tamu yang jarang ditempati sehingga performa kasur busa akan tahan lama.

Spring bed cocok untuk penggunaan jangka panjang oleh individu dengan range BMI 20 – 25. Jika BMI dibawah 20, biasanya spring bed tidak akan merespon atau tidak memberikan daya pegas. 

Cara Memilih Kasur Berdasarkan BMI Tubuh

Kasur busa cocok digunakan untuk orang dengan BMI dibawah 20. Untuk BMI 20 – 25 pilihan spring bed adalah yang terbaik. Sebagai contoh untuk orang dengan berat 55 kg dan tinggi 155 cm, berarti memiliki BMI 22.89, maka pilihan kasur yang disarankan adalah kasur spring bed.

D. Tingkat Keempukkan 

Kasur poly foam atau kasur busa biasa memiliki variasi density yang berbeda yang menentukkan keempukkan kasur dan akan berpengaruh pada garansi dan harga kasur tersebut. Semakin lama garansi busa yang ditawarkan maka semakin bagus busanya dan akan semakin tinggi harganya. Untuk kasur memory foam tingkat keempukkan kasur tergantung dari suhu sekitar sehingga bisa terasa lebih empuk dibandingkan spring bed atau lebih keras. Kasur memory foam memiliki serat busa yang lebih rapat dan tebal. Ada beberapa tingkat keempukkan kasur yang bisa jadi pertimbangan Anda sebelum memilih kasur :

  1. Soft – Sangat empuk tapi tetap mampu memberikan penopang yang baik untuk tubuh.
  2. Medium Soft – Empuk namun Anda tidak akan terlalu terbenam ketika berbaring di atasnya.
  3. MediumPilihan pas untuk Anda yang bingung menentukan tingkat keempukan kasur dan cocok untuk Anda yang berbagi kasur dengan pasangan.
  4. Medium Firm – Cenderung keras. Saya pribadi menyukai tipe kasur seperti ini karena kasur akan selalu terlihat rapi karena seprai tidak banyak bergeser akibat tekanan tubuh.
  5. Firm – Keras. Tidak mengikuti bentuk tubuh dan menjadi rekomendasi untuk posisi tidur telentang atau tengkurap.
  6. Extra Firm – Sangat keras dan hampir tidak terbenam sama sekali. Bisa diibaratkan seperti tidur diatas karpet namun tetap aman karena ada pegas atau foam untuk meredam tekanan dan goncangan.

Dibandingkan dengan kasur busa, spring bed akan terasa lebih membal. Jenis pegas pada spring bed terdiri atas dua jenis yaitu pocket spring dan open spring. Jenis spring bed open spring lebih banyak dicari karena harganya yang lebih murah dibandingkan jenis kasur dengan pocket spring.

Tingkat Keempukan Kasur yang Cocok Untuk Anda

Tingkat keempukkan kasur sebenarnya preferensi pribadi. Anda harus mencoba yang terasa nyaman untuk tubuh anda sebelum membelinya. Saya pribadi lebih menyukai kasur yang cenderung keras jadi terasa agak menekan bagian tubuh yang lelah setelah seharian beraktifitas. Kasur yang terlalu empuk tidak memberikan efek pijatan tapi seperti memeluk tubuh sehingga lebih cocok untuk bayi yang struktur tulangnya masih empuk dan berkembang. Kalau bingung dan berencana membeli online, pilihan medium adalah yang paling pas untuk kasur spring bed. Untuk kasur busa pilih tingkat keempukan yang sedikit lebih keras dari yang Anda inginkan karena busa akan semakin empuk seiring dengan berjalannya waktu.

E. Harga

Kasur Busa

Variasi harga kasur sangat banyak tergantung ukuran kasur dan jenisnya. Berikut saya bagikan rekomendasi kasur busa dengan ukuran King (180 x 200) :

Kasur Busa INOAC Aeroflow Jasmine Firm Bed : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium firm dengan tinggi 20 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 2.632.000.

Uniland Kasur Busa Orthopedic Rebonded : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium firm dengan tinggi 11 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 1.699.000.

Kasur Busa Royal Foam Grand Premiere Knitted Double Size : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium soft dengan tinggi 20 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 1.275.000 dengan garansi 5 tahun.

Inthebox Hybrid Kasur Busa (Memory Foam) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium soft dengan tinggi 20 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 1.471.000 dengan garansi 10 tahun.

Quantum Zoma Roll Mattress : Kasur ini memiliki tinggi 23 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 2.587.000 dengan garansi 15 tahun.

Kasur Spring Bed

Variasi harga kasur sangat banyak tergantung ukuran kasur dan jenisnya. Berikut saya bagikan rekomendasi kasur spring bed dengan ukuran Queen (160 x 200) dan King (180 x 200):

King Koil Kasur Springbed Amani King (180 x 200) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium firm dengan tinggi 30.5 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 11.400.000.

Central Spring Bed Victoria Garden Complete Bed Queen (160 x 200) : Kasur ini memiliki ketinggian 35 cm dengan harga Rp. 6.549.000

Airland Vancouver Mattress Spring Queen(160 x 200) : Kasur ini memiliki full foam pedic care dengan tinggi 27 cm dengan cotton soft fabric yang sangat nyaman. Dibandrol dengan harga Rp. 6.379.000

kasur spring bed Queen size AIRLAND Vancouver Mattress Spring 160x200cm
AIRLAND Vancouver Mattress Spring

Beli AIRLAND Vancouver Mattress Spring di Courts BTM

Beli AIRLAND Vancouver Mattress Spring di Courts Bintaro

Beli AIRLAND Vancouver Mattress Spring di Courts Ciledug

Beli AIRLAND Vancouver Mattress Spring di Courts Megastore KHI

Beli AIRLAND Vancouver Mattress Spring di Courts MBH

WeSleep By Airland Set Springbed GAMA King (180 x 200) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium dengan tinggi 28 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 3.840.000 bergaransi 10 tahun.

Uniland Springbed Rivera Pillowtop Tiffany King (180 x 200) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium dengan tinggi 30 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 2.366.000 bergaransi 10 tahun.

FLORENCE Spring Bed Siena King (180 x 200) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium dengan tinggi 27 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 3.663.000.

Comforta Superfit SC Starlet King (180 x 200) : Kasur ini memiliki tingkat keempukan medium firm dengan tinggi 25 cm yang dibandrol dengan harga Rp. 1.830.000 dengan garansi 10 tahun.

Tips membeli kasur :

  1. Pilih produsen yang sudah memiliki jam terbang diatas 10 tahun, yang mudah dihubungi jika ada komplain atau pengajuan garansi.
  2. Jangan percaya gambar, membeli kasur yang paling pas adalah dengan mencobanya. Anda bisa membandingkan kebutuhan Anda dengan spesifikasi kasur dengan cara mencobanya apakah nyaman atau tidak saat digunakan.
  3. Untuk anak, pilih kasur dengan ketinggian yang aman sehingga mereka tidak akan terluka jika sampai terjatuh dari tempat tidur.
  4. Untuk budget yang minim, area rumah yang sempit, pilihan kasur busa adalah yang terbaik. Jika memilih kasur spring bed dengan dipan, pilih yang multifungsi seperti fitur double bed atau memiliki laci penyimpanan dibagian bawahnya.

Urusan memilih kasur adalah hal yang sangat personal. Tergantung bagaimana kebutuhan tubuh Anda, budget Anda, area rumah Anda dan bagaimana Anda berencana merawatnya. Pengalaman pribadi saya saat menggunakan kasur busa memory foam single bed dengan BMI 20 – 21, kasur tersebut bisa awet sekitar 12 tahun. Terlepas apapun pilihan anda, membeli dengan mempertimbangkan alasan kesehatan adalah yang terbaik karena saat tidur adalah saat tubuh beregenerasi dan memperbaiki diri setelah lelah bekerja seharian. Jadi berikanlah kondisi tidur yang terbaik agar tubuh segar keesokan harinya. Selamat hunting kasur baru Sahabat Hemat. Silakan mampir ke hemat.id untuk melihat penawaran promo kasur terbaik. 

Baca juga Tips Penataan Kamar Tidur Agar Nyaman #DiRumahAja

Sumber :

  1. sleepopolis.com
  2. dekoruma.com
  3. goshtbed.com
  4. amerisleep.com
  5. sleepare.com