Tips Mengolah Masakan Agar Higienis dan Bergizi

Bagi Moms yang gemar memasak untuk keluarga tercinta, pasti seringkali keliru dan kurang memerhatikan kandungan dalam bahan makanan. Clostridium Perfringens, Esherichia Coli, Staphylococcus Aureus, Camphylobacter ternyata adalah bakteri-bakteri jahat yang banyak terdapat pada sayuran maupun daging. Bakteri-bakteri tersebut yang ada dalam bahan masakan jika diolah dengan tidak tepat bisa menimbulkan penyakit dalam tubuh. Hal tersebut dapat membahayakan kesehatan keluarga.

Makanan yang sehat adalah makanan yang memenuhi syarat-syarat baik dari pengolahan maupun penyajiannya. Pertama, sangat penting bagi kita mengetahui nutrisi yang terkandung dalam bahan masakan. Kedua, kita harus mengolah bahan tersebut dengan baik dan benar supaya nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang dan berkurang juga bakteri jahat akan mati. Menjaga bahan masakan agar tetap higienis dan bersih juga menjadi hal yang utama.

Nah karena itu, simak yuk Moms tips-tips mengolah makanan dengan tepat agar higienis dan tetap bergizi berikut ini!

Cuci Bahan Masakan Sampai Bersih

2598-1097001-Cara_Benar_Mencuci_Sayuran.png

Jangan lupa untuk mencuci tangan dan bahan-bahan yang akan dimasak. Pastikan juga tidak ada hewan disekitar bahan tersebut. Sebaiknya pencucian dilakukan dengan air mengalir. Moms juga dapat menggunakan sabun pencuci piring seperti mama lime. Tanpa dicuci maka bakteri dan kuman yang mungkin menempel pada sayur atau bahan masakan akan terkonsumsi. Akibatnya makanan tersebut bisa mengganggu pencernaan membuat Moms dan keluarga menjadi sakit.

Cara Mengukus dan Merebus yang Benar

1461425605_untitled-1.jpg

Merebus adalah mematangkan bahan makanan dalam cairan yang sedang mendidih dengan tujuan agar bahan makanan itu menjadi lunak. Dalam proses ini banyaknya air dan kematangan juga harus ditentukan, tidak boleh terlalu lunak ataupun masih keras dan gunakan sedikit air. Karena jika dengan air yang banyak, hal ini akan membuat nilai gizinya berkurang. Cairan sayuran di panci setelah memasak juga dapat dikonsumsi atau digunakan sebagai kuah sayuran. Sedangkan mengukus hampir semua jenis bahan masakan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok untuk dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga loh Moms.

Jangan Masak Sayur Terlalu Matang

tips-memasak-sayur-agar-tetap-sehat-597x300.jpg

Tips penting bagi Moms agar tidak memasak bahan masakan sampai terlalu matang terutama sayur-sayuran. Karena menyebabkan hilangnya kandungan nutrisi dalam sayur tersebut. Jadi walaupun sayur termasuk makanan yang sehat, jika tidak diolah dengan tepat tidak akan sehat bagi tubuh. Selain sayur-sayuran, cara memasak nasi yang salah juga memengaruhi banyak dan tidaknya mineral dan vitamin yang tersimpan pada beras terbuang.

Lihat juga sayuran yang sedang promo di hemat.id

Kurangi Memasak Dengan Minyak

minyak goreng.jpg

Memasak dengan menggunakan banyak minyak misalnya menggoreng, memicu penumpukan lemak dan kolestrol dalam tubuh. Apalagi jika mengkonsumsi dengan sering dan tidak diimbangi dengan olahraga. Moms tak perlu khawatir. Moms bisa menyiasati dengan mengurangi komposisi minyaknya setiap memasak atau mengganti jenis minyak. Misalnya minyak zaitun atau minyak bunga matahari. Minyak zaitun dan minyak bunga matahari bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida tanpa menurunkan kadar kolesterol baik.

Lihat juga promo minyak murah di hemat.id

Kualitas Api Mempengaruhi Masakan

cff85b6e-f0a6-462b-b214-d43c1370a767_169.jpg

Moms dirumah pasti pernah kan memasak dengan api yang besar dan suhu yang terlalu panas? Sebetulnya hal itu tidak baik juga untuk kesehatan. Untuk beberapa masakan, hindari memasak dengan api yang besar dan suhu yang terlalu panas karena selain membuat masakan cepat gosong, bisa merusak kandungan nutrisi juga di dalam bahan makanan tersebut. Memasak makanan dengan suhu tinggi misalnya, akan merusak vitamin, folat dan potassium yang ada pada sayuran hingga 20 persen.

Masaklah Bahan Makanan Hewani Dengan Matang Sempurna

protein-foods-1000-678x381.jpg

Meski Moms atau keluarga menyukai telur yang setengah matang, ada baiknya jika dimasak sampai matang. Daging, telur dan lain sebagainya yang dimasak setengah matang bisa menyebabkan berbagai penyakit hinggap ditubuh. Bahan makanan hewani harus dimasak dengan matang sempurna supaya bakteri-bakteri dalam bahan tersebut hilang dan mati. Karena jika pengolahan bahan makanan hewani tidak tepat akan mendatangkan penyakit. Untuk daging, Moms bisa lakukan tes sederhana untuk mengecek kematangan. Tekan bagian paling tebal dari daging dan periksa apakah cairan yang keluar berwarna bening atau jernih, bukan merah muda. Memasak makanan dengan panas setidaknya 70 derajat Celcius dapat membantu membunuh organisme berbahaya. Gunakan termometer masakan agar lebih pasti.

Lihat juga daging yang sedang promo di hemat.id

Bagaimana? Mudah kan? Moms jadi tidak perlu khawatir lagi. Setiap hari bisa makan dengan makanan enak tapi tetap menjaga kesehatan tubuh. Moms juga harus memastikan semua peralatan yang digunakan sebelum memasak, saat menyajikan makanan, dan selesai makan sudah di cuci dengan bersih. Lebih berhati-hati saat memasak akan berdampak positif bagi kesehatan keluarga.

Disamping itu, Moms juga bisa mencari kebutuhan bahan-bahan masakan dan sabun pencuci piring dengan harga terbaik di hemat.id. Sekaligus berhemat juga kan Moms? Hemat.id membantu Moms mudah membandingkan harga kebutuhan dari seluruh supermarket. Mari berhemat ria mulai hari ini!

Dapatkan Panduan Belanja Hemat dalam Newsletter Hemat.id!