Tips Menyimpan Sayur Bayam Sebelum dan Setelah Dimasak

Bayam kaya akan nutrisi penting seperti Vitamin A, Vitamin B Kompleks, Vitamin C & Vitamin E, Magnesium, Zat Besi, Asam Folat, Kalsium, Kalium. Nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tulang, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan mata. Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Menyimpan bayam dengan cara yang tepat sangat penting untuk menjaga kesegarannya dan kualitas nutrisinya. Baik disimpan dalam kondisi mentah maupun sudah dimasak, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda agar sayur bayam tetap segar dan enak.

Tips sebelum menyimpan bayam agar tahan lama

Sayur bayam segar, gambar dari dokumentasi pribadi

Saat membeli sayur bayam segar, pilih bayam yang terlihat segar dengan daun berwarna hijau cerah tanpa bercak coklat atau layu. Hindari bayam layu karena sulit untuk dikembalikan kesegarannya setelah disimpan. Daun bayam yang berwarna hijau tua cenderung memiliki rasa pahit.

Agar tidak mudah busuk dan tetap awet, berikut adalah cara menyimpan sayur bayam serta hal-hal yang perlu diperhatikan:

Pastikan bayam tidak dalam kondisi basah

Sebaiknya tidak menyimpan bayam dalam kondisi basah. Kelembapan yang berlebihan pada bayam akan menyebabkan pembusukan secara cepat. Berdasarkan pengalaman pribadi, disarankan untuk tidak mencuci bayam sebelum disimpan. Hal ini dikarenakan bayam yang tidak dikeringkan dengan baik cenderung membusuk lebih cepat.

Namun, jika memutuskan untuk mencuci bayam sebelum penyimpanan, pastikan untuk mengeringkannya dengan sempurna. Setelah memetik bayam dari batangnya, seka bayam menggunakan tisu atau kain kering. Alternatifnya, jika Anda memiliki spinner, gunakan alat tersebut untuk mengeringkan bayam hingga benar-benar kering.

Hindari berada di suhu ruang terlalu lama

Sayur bayam di suhu ruang, dokumentasi pribadi

Jangan biarkan sayur bayam di suhu ruangan terlalu lama. Saya pribadi tidak pernah melakukan ini karena biasanya bayam akan layu dengan cepat jika dibiarkan pada suhu ruang. Saya perhatikan bahwa bayam yang disimpan pada suhu ruangan hanya selama tiga hingga empat jam akan langsung layu dan kehilangan kesegarannya. Berikut hasil pengamatan saya terhadap sayur bayam yang disimpan di suhu ruang selama empat hari :

  • Hari pertama : Bayam masih terlihat segar
  • Hari kedua : Bayam mulai terlihat layu, tapi warna masih hijau
  • Hari keempat : Bayam sudah terlihat kering dan berubah warna menjadi coklat

Hindari paparan sinar matahari secara langsung

Paparan matahari secara terus menerus dapat membuat bayam layu dengan cepat. Oleh karena itu, Anda perlu segera menyimpan sayur bayam ke dalam kulkas.

Cara menyimpan bayam segar di kulkas

Cara menyimpan sayur bayam segar, gambar dari dokumentasi pribadi

Mungkin Anda bertanya, mengapa perlu menyimpan bayam jika bisa membeli dalam keadaan segar saat dibutuhkan? Beberapa alasan mungkin termasuk jarak yang jauh ke pasar, kebiasaan berbelanja seminggu sekali, atau situasi di mana rencana memasak bayam berubah menjadi makan di luar bersama keluarga.

Ada tiga cara yang saya lakukan saat menyimpan sayur bayam di dalam kulkas yaitu, menyimpan sayur bayam dengan air, menyimpan sayur bayam di dalam kantung, dan menyimpan sayur bayam di dalam wadah thinwall.

Bayam sebaiknya tidak disimpan dekat buah

Tidak menyimpan sayur bayam bersamaan dengan buah yang mengeluarkan gas etilen, gas etilen merupakan gas yang dapat mempercepat proses pematangan dan pembusukan pada buah dan sayur tertentu. Menurut Laura Strawn, seorang profesor dan penyuluh, spesialis di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Virginia Tech, buah seperti pisang, melon, apel, tomat dan alpukat adalah contoh utama penghasil etinel. Dan bayam merupakan salah satu daftar makanan yang sensitif terhadap etilen.

Simpan bayam dalam plastik/ziplock

menyimpan sayur bayam di plastik yang sudah di beri aliran udara, dokumentasi pribadi

Metode yang saya selalu gunakan adalah menggunakan plastik saat menyimpan bayam di dalam kulkas agar tidak memakan banyak tempat. Sebelum memasukkan bayam ke dalam plastik, pastikan untuk membuat beberapa lubang kecil pada plastik agar udara dapat mengalir dengan baik. Saya tidak menambahkan tisu lagi ke dalam plastik karena biasanya area dalam plastik tidak akan lembab. Saya pernah menyimpan bayam selama satu minggu dengan metode ini, hampir semua daun bayam tetap segar dan tidak mengalami perubahan rasa dan bentuk. Hasil penyimpanan sayur bayam dengan plastik di dalam kulkas selama empat hari :

  • Hari pertama : Bayam masih terlihat segar
  • Hari kedua sampai keempat : Bayam masih terlihat segar tanpa ada yang layu, berubah warna, maupun busuk

Simpan bayam dengan wadah thinwall

Simpan sayur bayam dalam wadah kedap udara (thinwall) yang diberi sedikit ruang udara dan tisu dapur sebagai alasnya

menyimpan sayur bayam di thinwall, dokumentasi pribadi

Untuk metode terakhir, siapkan wadah yang sesuai dengan jumlah bayam yang akan disimpan. Alas wadah dengan tisu dan masukkan bayam ke dalamnya. Tutup wadah dan letakkan di dalam kulkas. Setiap hari, lap bagian dalam wadah dari embun yang terbentuk di dinding dan penutup wadah. Hasil penyimpanan sayur bayam dengan thinwall di dalam kulkas selama empat hari :

  • Hari pertama : Bayam masih terlihat segar
  • Hari kedua : Ada 1-2 helai daun yang terkena air, karena ada di dalam kulkas daun tidak segera busuk. Tapi daun bayam lainnya masih terlihat segar seperti bayam pada hari pertama
  • Hari keempat : Daun-daun yang basah sudah dibuang, dan thinwall sudah di lap tapi ternyata masih ada saja daun yang basah. Tapi tidak mempengaruhi daun bayam lain, dan daun bayam lain masih terlihat segar

Simpan bayam dengan air dalam botol

menyimpan sayur bayam dengan air di kulkas, dokumentasi pribadi

Ketika saya mencoba menyimpan bayam dengan menggunakan air, saya memilih untuk menggunakan botol. Hal ini karena bayam yang saya beli memiliki batang yang cukup panjang, sehingga saya ingin memastikan bayam tetap berdiri tegak. Saya memberikan sedikit air di bagian akarnya dan menggantinya setiap hari untuk mencegah batang bayam dari membusuk. Selain itu, saya membungkus bagian atasnya dengan kantong kertas atau apapun yang tersedia jika tidak ada paper bag. Hasil penyimpanan bayam di dalam kulkas dengan air selama empat hari : 

  • Hari pertama : Bayam masih terlihat segar
  • Hari kedua : Bayam juga masih terlihat segar secara visual, tapi saat di raba daun sayuran mulai terasa lemas
  • Hari keempat : Bayam sudah terlihat mengerut pada beberapa daun di bagian atas, bagian bawah tidak terlihat mengerut tapi sudah mulai terlihat layu

Cara menyimpan bayam yang sudah dimasak

Sayur bayam rasanya segar saat dimasak bening, tapi bisa juga dibuat menjadi tambahan dalam bubur atau ditambahkan ke isian telur dadar. Apalagi harganya murah, super food ini juga dapat ditambahkan ke dalam smoothie jika suka.

Saya jarang sekali menyisakan olahan bayam, tapi jika memang bersisa ini yang baiknya dilakukan:

Pastikan sayur tidak dalam keadaan panas

Jika masih panas, tunggu sayur bayam hingga suhunya dingin. Sayur bayam yang masih panas dapat menyebabkan kondensasi di dalam wadah penyimpanan, menyebabkan sayur lebih cepat berubah rasanya.

Jangan biarkan lebih dari 5 jam

Menurut Farah Rizki, S. Gz dalam bukunya “The Miracle Of Vegetables,” disarankan untuk tidak menyimpan sayur bayam pada suhu ruang selama lebih dari lima jam. Lebih baik mengonsumsi sayur bayam yang sudah dimasak langsung setelah proses memasaknya selesai, untuk mencegah terjadinya oksidasi zat besi dan nitrat yang dapat menjadi bahan berbahaya bagi tubuh karena bersifat racun.

Simpan dalam wadah yang kedap udara

Sebaiknya jangan menyimpan sayur bayam di dalam piring saji, melainkan gunakan thinwall dan tutup dengan rapat.

Tempatkan sisa sayur bayam di rak khusus penyimpanan makanan sisa, dan pastikan berada di barisan paling depan. Saya biasanya hanya menyimpan sayur bayam selama dua hingga tiga hari, karena lebih dari itu saya lebih memilih untuk membuangnya.

Pastikan suhu kulkas stabil

Ada penelitian yang dilakukan oleh Luke LaBorde, profesor ilmu pangan, dan Srilatha Pandrangi, mahasiswa pascasarjana, keduanya di Penn State, yang melakukan penelitian bahwa penyimpanan bayam dalam suhu 39 derajat fahrenheit kehilangan folat dan karetonoid lebih lambat daripada penyimpanan dalam suhu 50 dan 68 derajat fahrenheit. Tapi jika cara penyimpanan yang salah dan suhu kulkas yang tidak stabil, bayam bisa berlendir, lembek dan kehilangan nutrisi.

Tidak dipanaskan lebih dari satu kali

Sayur bayam sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali. Meskipun boleh memanaskan sayur bayam beberapa kali, disarankan untuk tidak melakukannya terlalu lama atau dengan suhu yang terlalu tinggi. Proses pemanasan berulang dapat mengurangi kandungan zat besi dalam sayur bayam, karena banyak vitamin dan mineral dalam sayuran rentan terhadap panas dan dapat hilang jika terus terpapar suhu tinggi.

Meskipun sayur bayam memiliki kandungan nitrat yang tinggi, memanaskan kembali sayur bayam hanya akan menyebabkan konsentrasi nitrat meningkat ketika air menguap. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir akan risiko keracunan saat memanaskan kembali sayur bayam.

FAQ

Apakah ada cara lain untuk menyimpan bayam agar lebih tahan lama?

Ada, lakukan dengan cara blanching. Rebus bayam selama kurang lebih dua menit saja, kemudian angkat dan rendam dalam air es selama 2 menit. Keringkan bayam lalu bekukan.

Bisakah menyimpan bayam dengan cara membekukannya?

Bisa, haluskan bayam dengan air lalu dicetak dengan cetakan es, metode ini biasanya digunakan sebagai tambahan smoothie hijau atau sebagai tambahan sup.

Bisakah membekukan bayam yang sudah dimasak?

Bisa, bayam yang sudah direbus dapat disimpan dengan dibekukan, namun dengan cara penyimpanan yang tepat. Disimpan dalam plastik kedap udara dan pastikan bahwa tidak ada udara tersisa di dalamnya, lalu Anda bisa menyimpannya di freezer.

Apakah bayam yang sudah layu dapat disegarkan kembali?

Bisa, rendam bayam ke dalam air dingin selama 10-15 menit untuk mengembalikan kesegarannya kembali. Kemudian keringkan dengan handuk atau kain lembut sebelum disimpan kembali di kulkas.

Bagaimana cara mengetahui apakah sayur bayam sudah tidak layak di konsumsi?

Anda bisa melihat tanda-tanda layu, bercak coklat, atau sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika sudah ada tanda-tanda tersebut, sebaiknya buang karena sudah tidak layak konsumsi.

Kesimpulan

Penyimpanan bayam menggunakan plastik atau ziplock yang telah dibolongi adalah metode yang akan saya teruskan gunakan. Metode ini terbukti dapat membuat sayur bayam tetap segar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, metode penyimpanan bayam pada suhu ruang adalah yang paling mempercepat proses pembusukan bayam. Metode lainnya dapat memperpanjang masa simpan bayam namun memerlukan usaha lebih. Sebagai contoh, metode dengan air memerlukan penggantian air setiap hari. Sedangkan metode yang menggunakan thinwall Anda harus menyeka uap dingin yang terdapat di dalamnya setiap hari.