Cara Mengatasi Kulit Kering Saat Musim Penghujan

Januari 2021 Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Dikutip dari laporan BMKG, awal musim hujan 2020/2021 akan dimulai diakhir Oktober dan diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada bulan Januari dan Februari 2021. Selain mempersiapkan imunitas agar selalu prima menghadapi musim hujan terutama diawal peralihan musim, jangan lupa menjaga lingkungan bebas sampah agar kita semua aman dari banjir ya Sahabat Hemat.

Jaga kesehatan keluarga di musim hujan dengan cara ini

Saya pribadi memiliki tipikal kulit sangat kering yang merupakan turunan genetik dari Ibu saya. Kondisi ini akan terasa semakin parah saat musim penghujan karena kelembaban udara tinggi dan suhu terasa lebih panas. Lah kok bisa lebih panas padahal musim hujan? Saat musim hujan kelembaban (RH) tinggi dan suhu titik embun (Td) rendah. Jadi ternyata RH itu tidak menggambarkan jumlah uap air aktual, hanya menunjukkan seberapa cepat udara menjadi jenuh. Sedangkan Td adalah indikator jumlah uap air dalam udara, Td yang tinggi mengindikasi jumlah uap air yang tinggi dan sebaliknya. Karena itu saat musim penghujan dimana Td rendah (uap air sedikit, lingkungan kering), kulit kering saya harus mendapatkan ekstra perawatan.

Cara mengatasi kulit kering dan skincare saat musim hujan
Klik pada gambar untuk memperbesar

Biasanya saya akan merasa kulit menjadi kaku, wrinkle, bersisik, terkelupas dan paling parahnya akan memicu dermatitis saya yang berujung rasa gatal tak tertahankan. Masalah ini paling parah terjadi pada area telapak tangan dan bibir. Jadi apa saja perawatan kulit kering saat musim penghujan, yuk disimak.

Pelembab

Wah ini sih skincare wajib. Saya bahkan memiliki lima jenis pelembab dirumah untuk berbagai kondisi kulit kering yang saya rasakan. Ada tiga jenis pelembab yang perlu Anda tahu sebelum membelinya.

  1. Humectant. Pelembab jenis ini menarik air dari dalam dan luar kulit (lingkungan sekitar) agar kulit terhidrasi. Contohnya seperti body lotion atau pelembab wajah yang ringan yang biasa kita temukan dengan mudah di drug store. Pelembab jenis humectant ini bisa untuk semua jenis kulit dan memilik teksture ringan yang mudah menyerap. Contohnya : gliserin, urea, sodium PCA, butylene glycol, hyaluronic acid, honey, peptide, aloevera, amino acid, fatty acid dan banyak lagi. Anda bisa mencari di bagian ingredient di label kemasan untuk mengetahui jenis pelembab tersebut atau menanyakan langsung kepada penjualnya. Jika setelah memakai pelembab jenis humectant saya masih merasa kulit saya kering, saya akan mengaplikasikan pelembab jenis occlusive untuk mengunci kelembabannya. Tipe pelembab ini cocok digunakan saat musim panas.
  2. Emollient. Pelembab jenis ini bekerja dengan mengisi ruang antar sel kulit sehingga terlihat plump dan tidak retak – retak. Contohnya : Mineral oil, plant oil, lanoline, ceramide, face oil, silicone, squalane dan lainnya. Saya menggunakan pelembab ini saat butuh pelembab yang tidak cepat hilang seperti tipe humectant tapi juga tidak seberat tipe occlusive. Emollient yang biasa saya pakai adalah cold press coconut oil.
  3. Occlusive. Pelembab jenis ini memberikan protective barrier agar air yang ada dikulit tidak menguap sehingga kulit tidak dehidrasi. Kuncinya pelembab jenis ini dipakai langsung setelah mencuci dan mengeringkan kulit agar kulit yang masih lembab setelah dicuci langsung di-seal oleh pelembab occlusive sehingga terus lembab. Jika diaplikasikan pada kulit yang sudah kering atau sedang sangat kering, pelembab ini malah tidak berfungsi optimal. Contohnya : vaseline, beeswax, parafine, petrolatum, olive oil, shea butter. Pelembab ini cocok digunakan saat musim penghujan terutama saat kulit sangat kering.

Semua jenis pelembab ini sama fungsinya untuk badan dan wajah. Tinggal dicari saja produk yang memang khusus badan dan produk yang khusus untuk wajah agar lebih aman karena kulit wajah biasanya lebih sensitif.

Cek promo pelembab disini

Mandi

Sebisa mungkin hindari mandi dengan air hangat karena akan mempercepat penguapan air dari kulit Anda. Selain itu air panas dan sabun akan melarutkan lapisan minyak alami yang ada dipermukaan kulit. Jika suhu terlalu dingin, Anda bisa mandi dengan air hangat tapi gunakan air dingin dibilasan terakhir untuk menutup kembali pori – pori yang terbuka agar penguapan pada kulit berhenti.

Eksfoliasi

Lakukan eksfoliasi dengan bahan alami yang akan membantu mengelupas kulit kering dan mati yang ada seperti dengan ampas kopi. Namun Anda harus segera memberikan pelembab yang cukup setelah mengeringkan tubuh agar kulit tidak semakin dehidrasi. Eksfoliasi maksimal dilakukan dua kali seminggu karena eksfoliasi berlebihan malah akan mengiritasi kulit.

Cek promo kopi disini

Sabun

Carilah sabun yang mild yang memiliki kandungan surfaktan alami untuk meminimalkan kondisi kering pada kulit. Saya biasanya memilih sabun dengan pH netral, tanpa kandungan SLS, dan tidak mengandung parfum. Biasakan untuk membaca ingredient produk sebelum membelinya, karena untuk sebagian orang produk A bisa mengiritasi tapi di sebagian orang lainnya produk A baik – baik saja saat digunakan. Salah satu sabun yang bisa digunakan untuk orang dengan tipe kulit kering dan sensitif adalah sabun bayi.

Cek promo sabun bayi disini

Asupan Cairan

Sebenarnya inilah poin utamanya. Asupan nutrisi dan cairan untuk tubuh adalah yang terpenting. Saat tubuh mendapatkan asupan air yang cukup, tubuh akan selalu berusaha memperbaiki dirinya sendiri, men-setting kondisi yang balance baik untuk organ dalam maupun untuk organ bagian luar. Saat Anda terhidrasi dengan baik, kulit Anda akan terlihat segar karena 70% tubuh kita terdiri dari cairan dan kondisi ini harus selalu terpenuhi agar tubuh selalu prima. Anjuran asupan cairan harian adalah 2 liter per hari. Anda juga bisa mendapatkan asupan cairan dari buah yang tinggi kandungan airnya seperti semangka.

Cek promo buah semangka disini

Itulah beberapa tips mengatasi kulit kering. Semoga bermanfaat untuk sahabat Hemat yang membutuhkan. Sahabat hemat bisa menemukan berbagai macam produk yang bisa membantu mengatasi kulit kering di hemat.id dan membuat wishlistnya di aplikasi kliptalog. Jangan lupa sedia payung ya sahabat hemat dan selalu jaga kesehatan di musim hujan.

Persiapan memasuki musim hujan

Referensi :

  1. bmkg.go.id
  2. climate4life.info
  3. facetory.com
  4. doktersehat.com

Dapatkan Panduan Belanja Hemat dalam Newsletter Hemat.id!