Panduan Memilih AC Low Watt Terbaik

Cukup mengejutkan mengetahui fakta bahwa masih banyak pemilik dan pengguna AC belum memahami cara menggunakan AC yang baik dan benar, hal ini disampaikan oleh pemilik salah satu toko elektronik berdasarkan pengalaman mereka. Sejujurnya saya pun begitu, dari sekian banyak tombol pada remote cuma beberapa yang saya tahu fungsinya dengan benar. Karena itu saya dan suami prefer membeli AC secara langsung sehingga bisa mendapatkan masukan dan bertanya banyak hal tentang AC yang akan kami beli. Biasanya penjualnya juga akan merekomendasikan jenis AC sesuai dengan yang kita inginkan. Sebelum berangkat membali AC, saya akan memberikan gambaran dasar untuk anda tentang panduan memilih AC low watt.

Baca juga : AC Setengah PK atau AC Satu PK? Mana Yang Lebih Baik?

Pilih AC Standar, Inverter atau Low Watt?

kelebihan dan kekurangan AC Standar, Inverter atau Low Watt
Klik pada gambar untuk memperbesar

AC Standard

Harga paling murah dibandingkan dengan 2 tipe AC lainnya, AC low watt dan AC inverter. Memiliki kekurangan tarikan listrik di awal yang tinggi.

Contoh AC standard adalah DAIKIN STC15NV dengan kapasitas 1/2 PK, Anti Corrosion, menggunakan freon R32 Eco, model split, konsumsi listrik mulai dari 380 watt dan memiliki mode Comfort Airflow. Daikin memberi garansi kompresor 3 tahun, garansi sparepart 1 tahun. Dimensi unit indoor (W x H x D) : 283 x 770 x 223 mm dan dimensi unit outdoor (W x H x D) : 418 x 695 x 244 mm.

Cek Promo AC standard di Hemat.id

AC Inverter

Keunggulan :

  • Dilengkapi teknologi yang bisa mengatur kerja kompresor sesuai kebutuhan sehingga suhu ruangan lebih stabil
  • Jauh lebih cepat mendinginkan ruangan dibandingkan tipe Low Watt
  • Semakin lama AC dinyalakan maka semakin hemat pula pemakaian listriknya. Jika sering dihidup-matikan AC inverter akan boros listrik karena tarikan listrik di awal yang tinggi. Namun jika suhu yang dituju sudah tercapai, kompresor akan bekerja seminimal mungkin.
  • Menggunakan jenis freon R410a atau freon R32 yang ramah lingkungan dan tidak merusak lapisan ozon
  • Suara kompresor halus

Kekurangan:

  • Harga paling tinggi diantara AC lainnya
  • Perawatan yang lumayan mahal
  • Harga sparepart dan freon mahal

Contoh AC inverter adalah DAIKIN FTKQ25UVM4 Flash Inverter dengan kapasitas 1 PK, daya listrik 810 watt, tipe refrigrant atau freon R32, dengan dimensi indoor (W x H x D) : 28,5 x 77 x 22,3 cm dan dimensi outdoor (W x H x D) : 41,8 x 69,5 x 24,4 cm. AC ini memiliki fitur low watt, pemurnian udara, wide angle, dengan smart Wi-Fi control.

Cek Promo AC Inverter di Hemat.id

AC Low Watt

Keunggulan:

  • Tarikan listrik awal lebih rendah dari AC standar atau inverter sehingga cocok untuk rumah dengan daya listrik rendah minimal 900 watt. Biaya listrik bisa lebih murah 20% – 30% per bulan dibandingkan dengan AC standard
  • Lebih efisien dari AC standar. Tarikan konsumsi listrik hanya setengah dari AC standard
  • Harganya jauh lebih murah dari AC Inverter
  • Lebih hemat memakai listrik apabila AC dinyalakan sesekali dengan waktu yang penggunaan yang pendek (sering dihidup-matikan)

Kekurangan:

  • Waktu lebih lama untuk mendinginkan ruangan dibandingkan AC standard atau AC inverter
  • Harga masih lebih tinggi dibandingkan dengan AC standar
  • Outdoor lebih berisik daripada tipe AC inverter
  • Pilihan fitur low watt terbatas antara ½ PK hingga 1 PK saja

Contoh AC low watt adalah AQUA AQA-KCR9ANC dengan kapasitas 1 PK dengan daya listrik 660 watt, wide votage yang mampu bekerja optimal dan stabil di tegangan 160V-242V, dengan kipas indoor yang lebih panjang dan besar sehingga bisa mendinginkan ruangan secara cepat dan menghembuskan udara yang kuat dengan sebaran luas. Didesain dengan evaporator dan kondensor yang terbuat dari 100% tembaga dan dilapisi Bue Fin yang mampu meningkatkan efektiftas pendinginan sampai dengan 25% dibanding tanpa Blue Fin.

Cek Promo AC Low Watt di Hemat.id

Sharp AC low watt AH-AP9UHL rekomendasi AC 1 PK
Klik pada gambar untuk detail produk

Rekomendasi lain adalah Sharp AC low watt AH-AP9UHL dengan kapasitas 1 PK, dengan fitur fitur Plasmacluster Generator yang akan melepas ion Positif dan Negatif untuk membersihkan udara sekitar. Dengan freon R32 yang ramah lingkungan dan tidak merusak lapisan ozon. Memiliki Jetstream G9 yang mendinginkan udara dengan cepat dan mempertahankannya lebih lama. Beroperasi pada low wattage and low voltage.

Beli Sharp AC low watt AH-AP9UHL di Courts BTM

Beli Sharp AC low watt AH-AP9UHL di Courts Bintaro

Beli Sharp AC low watt AH-AP9UHL di Courts Ciledug

Beli Sharp AC low watt AH-AP9UHL di Courts Megastore KHI

Beli Sharp AC low watt AH-AP9UHL di Courts MBH

Mitos vs Fakta AC low watt

Nah, supaya sahabat hemat terhindar dari kebingungan, maka kami ingin berbagi beberapa tips yang bisa diterapkan saat mempergunakan AC supaya tetap nyaman tanpa harus merasa kuatir tagihan listrik bulanan melonjak.

Mitos 1: AC low watt lebih hemat

Fakta: Kompresor yang digunakan pada AC low watt memiliki daya rendah namun diperkuat oleh kerja kipas pada unit outdoor. Proses mendinginkan ruangan hingga suhu yang diinginkan tercapai lebih lama dibandingkan AC standar. Berarti pemakaian listrik lebih lama.

Selain itu, harga beli AC low watt lebih tinggi dibanding AC standard. Bila pemakaiannya tidak tepat maka belum tentu AC low watt terhitung lebih hemat daripada AC standard. AC low watt cocok untuk penggunaan dalam jangka waktu pendek, sekitar 2-3 jam.

Mitos 2: AC low watt cocok untuk semua

Fakta : AC low watt didesain untuk rumah dengan daya listrik rendah, bukan untuk penghematan listrik. Sehingga AC low watt tetap harus digunakan dalam kondisi yang tepat untuk membuatnya hemat.

AC low watt terbatas antara ½ PK hingga 1 PK saja sehingga jika digunakan pada ruangan yang besar, AC low watt tidak akan mencapai suhu yang diinginkan. Misal suhu di remote AC diatur 22 derajat celcius maka kompresor AC akan bekerja mendinginkan ruangan hingga mencapai suhu yang diinginkan. Pada saat suhu sudah mencapai 22 derajat celcius maka kompresor akan berhenti bekerja dan angin yang berhembus setara dengan hembusan angin yang berasal dari kipas angin. Proses mendinginkan tidak akan berjalan terus-menerus seperti AC inverter, sehingga lambat laun suhu ruangan akan naik karena kita beraktifitas didalamnya.

Tips hemat memakai AC

Sebenarnya, pengeluaran biaya listrik yang sering dikeluhkan oleh para pengguna AC dapat disiasati dengan sikap cermat dan bijak memanfaatkan penggunaan AC, apapun itu jenis AC-nya.

Namun sangat disayangkan karena ternyata masih banyak pemilik dan pengguna AC yang bahkan belum memahami cara menggunakan AC yang baik dan benar. Dan bahkan kesalahan penggunaan AC itu justru terjadi akibat adanya kekuatiran akan tingginya biaya listrik bulanan dan pemahaman yang salah. Maksud hati ingin meraih untung tetapi malah menjadi buntung, pasti tidak menyenangkan.

Nah, supaya sahabat hemat terhindar dari masalah yang sama, maka kami ingin berbagi beberapa tips yang bisa diterapkan saat mempergunakan AC supaya tetap nyaman tanpa harus merasa kuatir tagihan listrik bulanan melonjak.

1. Pastikan bahwa suhu minimal AC tidak kurang dari 22 derajat celcius

Apabila suhu di remote AC diatur lebih kecil dari 22, misalkan saja 16 derajat celcius. Maka kompresor AC akan bekerja lebih keras, apalagi mengingat di Indonesia nyaris tidak mungkin mencapai suhu ruang tersebut. Maka untuk mencapai suhu 16 derajat celsius sudah pasti membuat kompresor AC harus terus menerus bekerja keras tanpa istirahat dan apabila hal tersebut dibiarkan terus berlangsung maka dapat menimbulkan akibat negatif, yaitu memperpendek usia kompresor.

Tetapi bagaimana jika sahabat hemat masih merasa kurang dingin dengan suhu 22 derajat celcius tersebut? Silahkan beralih ke tips berikutnya, ya.

2. Pilih ukuran PK sesuai dengan ukuran dan kebutuhan ruangan

PK (Paard Kracht) merupakan istilah yang berasal dari bahasa Belanda yang artinya tenaga kuda atau tenaga dari AC tersebut. Jadi singkatnya PK merupakan besaran tenaga yang dibutuhkan sebuah pendingin ruangan untuk mendinginkan ruangan

Penjelasan lebih rinci tentang bagaimana perhitungan PK untuk AC dapat dibaca lebih lanjut pada artikel yang telah kami tulis sebelumnya, silahkan klik di sini.

Namun, ada hal lain yang perlu sahabat hemat ingat bahwa selain mempertimbangkan luas ruangan, untuk menentukan PK AC yang dibutuhkan, sahabat hemat juga perlu memperhitungkan banyaknya orang yang menempati ruang ber AC tersebut serta banyaknya peralatan elektronik lain yang berpotensi menghasilkan panas sehingga dapat mempengaruhi suhu ruangan secara keseluruhan.

Karenanya, sangat disarankan apabila sahabat hemat mempergunakan tabel untuk menentukan PK sebagai patokan, lebihkan ukuran PK terpilih saat hendak membeli AC jika menginginkan suhu ruangan yang sangat dingin.

3. Rutin merawat dan membersihkan AC

Untuk unit AC  indoor, saat terlalu kotor maka AC membutuhkan tenaga ekstra untuk mendinginkan ruangan. Tenaga ekstra yang dikeluarkan tentu berimbas pada kompresor yang dipaksa bekerja lebih keras dari yang semestinya dan hal inilah yang menyebabkan AC lebih cepat rusak dan boros listrik. Bahkan untuk bagian filter di unit indoor ini juga sebaiknya dibersihkan setiap 2-3 minggu sekali untuk menghilangkan lapisan debu tipis di permukaannya.

Sedangkan untuk unit AC outdoor, saat kotor tidak dapat membuang panas secara maksimal sehingga kompresor lebih sering mati karena terlalu panas padahal suhu ruangan belum tercapai.

Oleh karenanya disarankan untuk selalu menjaga kebersihan dengan membersihkan dan mencuci AC setidaknya 3 bulan sekali. Bahkan 2 bulan sekali apabila ternyata ada yang merokok di dalam ruangan atau letak ruangan berdekatan dengan dapur. Penggunaan air mineral untuk membersihkan AC dan komponen lainnya sangat dianjurkan apabila sahabat hemat ternyata tinggal di pemukiman yang berdekatan dengan wilayah laut atau pantai.

Selain menjaga kebersihan unit AC, sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan ruangan supaya terhindar dari tumpukan debu yang dapat  mempersulit kerja AC mendinginkan ruangan.

4. Hindari menyalakan AC kembali sesaat setelah mati

Saat AC mati karena listrik turun atau tombol power di remote tidak sengaja tertekan maka sebaiknya biarkan dulu minimal 1 menit sebelum menyalakannya kembali. Dengan demikian, oli kompresor dan gas freon bisa kembali mengisi kompresor supaya bisa memperpanjang usia kompresor.

5. Kurangi buka tutup ruangan

Bersamaan dengan dibuka dan ditutupnya ruangan maka hawa panas dari luar dapat ikut masuk ke dalam ruangan. Mengurangi kegiatan buka tutup ruangan berarti membantu mempermudah kerja kompresor AC mencapai suhu yang diinginkan dan menjaga kestabilan suhu ruangan.

Bagaimana sahabat hemat?

Semoga informasi di atas bisa menjadi solusi untuk sahabat hemat di luar sana yang sedang galau memilih AC yang mana yang mau dipasang. Dan juga untuk kalian sahabat hemat yang sering dagdigdug memikirkan angka tagihan PLN bulan depan. Saatnya menyalakan AC, enjoy!

Sumber:

  1. Arjuna Elektronik
  2. boxt.co.uk
  3. consumerreports.org
  4. daikin.com.my

 

Panduan Memilih AC Standar, Inverter atau Low Watt berdasarkan poin dan spesifikasinya
Poin AC Standard AC Low Watt AC Inverter
Waktu untuk mendinginkan ruangan Standar Lama Cepat
Tarikan listrik awal Tinggi Rendah Paling tinggi
Freon R22/R32 R22/R32 R401 (lebih mahal)
Harga Paling murah Middle Paling mahal
Fitur tambahan Standar Hampir sama dengan AC standar Banyak fitur tambahan
Efisiensi listrik Standar Lebih baik dari AC standard Lebih baik dari AC low watt jika digunakan dengan tepat
Kondisi ruangan yang cocok Untuk rumah dengan daya rendah, ruangan sering dibuka-tutup, penggunaan sebentar Untuk rumah dengan daya listrik tinggi, ruangan tertutup, ideal untuk kamar tidur