Mashed Potato Ala Hemat.id

Bagaimana biasanya anda menikmati kentang? digoreng? direbus? atau di panggang? Kentang memang terkenal dengan rasanya yang enak, harganya murah dan mengenyangkan, Anda pun bisa menjadikan kentang sebagai alternatif pengganti karbohidrat yang lezat dan sehat selain nasi. Kentang atau solanum tuberosum merupakan tanaman yang berasal dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat di konsumsi. Awalnya kentang di datangkan dari Amerika Selatan, tanaman ini biasanya ditanam didaerah tropis dan berada di dataran tinggi.

Baca juga : Alternatif Pengganti Karbohidrat yang Lezat

Kentang mengandung vitamin A, vitamin B-Kompleks, vitamin C, asam folat, serat, mineral, protein, karotenoid, karbohidrat, dan polifenol. Selain sejumlah vitamin diatas kentang juga ada zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, antijamur, antikejang, dan juga pestisidal.

Bukan hanya sehat saat dikonsumsi kentang pun dapat dimanfaatkan untuk mengobati luka pada kulit, yaitu dengan cara kentang di kupas terlebih dahulu, lalu di parut dan di ambil airnya untuk dikompreskan di luka.

Tapi kentang pun bisa menjadi racun saat pengolahan dan cara penyimpanan yang salah, seperti terpapar cahaya sehingga dapat memicu glikoalkaloid yang dinamakan solanin secara berlebihan yang sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Hal ini dapat mengganggu sistem saraf, tenggorokan terasa terbakar, sakit kepala, lumpuh tungkai atau paralisis, dan badan menjadi dingin. Untuk mencegah terjadi solanin yang berlebihan maka simpanlah kentang pada tempat yang gelap, hindari mengonsumsi kentang yang sudah tumbuh kecambah, dan berubah warna menjadi hijau.

Kentang bisa di masak sebagai lauk saat makan siang maupun makan malam, seperti kentang mustofa, balado kentang ati ayam, dicampurkan dalam sup, gulai, kari, dan lain-lain. Walau sebenarnya kentang sudah mengandung karbohidrat kita masyarakat Indonesia pada khususnya tetap mengkonsumsi kentang bersama nasi.

Kementrian Kesehatan RI menyarankan untuk mengisi piring makan anda dengan 150 gram karbohidrat, 150 gram sayuran, 150 gram buah, dan 125 gram sumber protein. Mengacu pada saran itu pastikan porsi nasi dan kentang sudah masuk ke dalam total 150 gram karbohidrat agar efek samping dari asupan karbohidrat yang berlebihan dapat meningkatkan gula darah secara cepat dan dapat meningkatkan risiko obesitas.

Kentang pun enak untuk di jadikan camilan seperti fried french, keripik kentang, donat kentang, pancake kentang ala Korea, atau mashed potato yang dapat di makan sebagai pendamping makan steik dan sebagai menu karbohidrat utama untuk diet.

Salah satu olahan dari kentang yang saya suka adalah keripik kentang dan mashed potato atau kentang tumbuk, kali ini saya akan coba membagikan resepnya dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan tentu saja hemat.

Sumber : dokumen pribadi

Bahan :

4 buah kentang ukuran sedang

3 sendok makan susu cair full cream

¼ kotak keju cheddar, parut

¼ keju quick melted atau keju spready, potong dadu

Secukupnya garam

Secukupnya lada hitam

daun parsley kering

Cara buat :

  1. Kupas kentang, cuci bersih. Kemudian potong dadu.
  2. Siapkan air secukupnya, tunggu sampai mendidih lalu masukkan kentang dan biarkan sampai kentang empuk. Untuk mengecek apakah kentang sudah empuk Anda tinggal menusuk kentangnya dengan garpu, jika sudah empuk kentang akan mudah terlepas dari garpu.
  3. Lumatkan kentang menjadi halus, bisa menggunakan food processor, atau hanya dengan menggunakan batu tumbukan. Untuk tingkat kehalusan tergantung selera.
  4. Selagi panas masukkan susu cair, keju cheddar dan melted, lada hitam, garam, dan daun parsley kering. Aduk sampai rata.
  5. Untuk penyajian Anda bisa menaburkan keju cheddar di atasnya, dan mashed potatoes siap untuk disantap.

Mudahkan cara membuatnya? Bahan-bahannya juga murah dan mudah untuk di temui di supermarket dan swalayan, sebelum Anda mulai belanja Anda bisa membuka hemat.id dan aplikasi Kliptalog untuk membuat daftar belanja.

Olahan dari kentang apa yang menjadi favorit keluarga? Bagikan ceritanya di kolom komentar di bawah ini ya sahabat hemat.

Sumber :

  1. //id.wikipedia.org/
  2. //sehatnegeriku.kemkes.go.id/
  3. //www.healthline.com/
  4. //www.healthline.com/

Dapatkan Panduan Belanja Hemat dalam Newsletter Hemat.id!