Rekomendasi Alat Masak yang Aman untuk Kesehatan

Salah satu hal yang jadi fokus Ibu di dapur adalah memilih alat masak yang aman untuk kesehatan. Benar atau betul Sahabat Hemat? Ternyata ada hal-hal yang harus Anda perhatikan agar alat masak Anda tidak berbahaya untuk kesehatan Anda. Alat masak adalah salah satu barang di rumah yang hampir setiap hari kita pakai dan bersentuhan langsung dengan bahan makanan sehingga memastikan alat masak tersebut aman adalah hal yang penting untuk dilakukan. Bagi Anda yang baru mencoba mengisi rumah baru, bisa juga membaca artikel tentang dapur pemula di bawah ini.

Baca Juga : Alat Masak yang Wajib Ada di Dapur Pemula

Apa saja hal yang harus diperhatikan sebelum membeli panci?

Sumber : bedbathandbeyond.com

Sebelumnya, mari kita lihat anatomi panci pada gambar di atas yang terdiri dari beberapa bagian. Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih panci berdasarkan bagian-bagian panci :

  1. Rivet adalah bagian mur yang menghubungkan handle panci dengan body panci. Pada beberapa panci saat dikirim pada konsumen, bagian body dan handle-nya terpisah untuk membuat bentuk packing menjadi “ringkes” dan aman. Saat diterima maka anda harus memasang sendiri bagian handle dan body panci dan prosesnya sangat mudah biasanya.
  2. Pastikan Anda memilih handle panci yang paling nyaman untuk Anda, saran saya sebaiknya membeli panci langsung di toko agar Anda bisa “test drive” memegang pancinya sebelum diangkut ke rumah.
  3. Base adalah bagian panci yang bersentuhan langsung dengan sumber panas. Pilih yang didesain anti slip agar tidak licin saat proses memasak di kompor
  4. Rim adalah pinggiran panci. Saya biasanya mencari rim yang didesain anti “belepotan” saat saya ingin menuangkan makanan ke wadah saji.
  5. Cooking surface adalah bagian panci yang bersentuhan langsung dengan makanan sehingga Anda harus memastikan material pada bagian ini adalah material yang aman dan tidak bereaksi dengan masakan Anda.
  6. Core adalah inti panci yang berfungsi mengantarkan dan menyebarkan panas selama proses memasak.

Kriteria panci yang aman untuk Kesehatan

Seiring semakin lama berkecimpung di dunia perdapuran, fokus saya dalam memilih alat masak sudah tidak berdasarkan estetika atau tampilan yang cantik lagi, tapi yang paling aman dan nyaman digunakan. Kalau berbicara soal keamanan, standar aman yang paling valid tentunya sertifikasi hasil uji laboratorium ya Sahabat Hemat. Tapi kalau berbicara preferensi, standar aman untuk setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Jadi izinkan saya sharing standar aman alat masak versi dapur saya di bawah ini.

1. Material panci tidak bereaksi dengan bahan makanan

Dulu saat bekerja di laboratorium, “inert” adalah salah satu standar wadah yang digunakan dalam pengujian. Inert disini maksudnya adalah tidak bereaksi dengan bahan yang dimasukkan ke dalam wadah tersebut. Bahan yang paling aman dan bersifat inert adalah kaca sehingga kaca banyak sekali digunakan dalam pengujian di laboratorium.

2. Bisa menjaga nutrisi makanan selama proses memasak

Selain cara memasak, desain dan bahan yang digunakan pada panci Anda bisa menentukan apakah nutrisi bahan yang dimasak bisa terjaga atau malah banyak yang hilang. Panci yang terlalu cepat panas akan cepat membuat masakan Anda gosong sehingga merusak nutrisi makanan.

3. Memiliki gagang dan tutup yang aman dan nyaman dipegang

Saya tidak menyarankan tutup dengan bahan kaca karena sinar dari luar bisa masuk dan merusak vitamin dan mineral pada masakan Anda. Vitamin adalah salah satu mikronutrisi yang sangat rentan rusak terhadap panas tinggi dan cahaya.

4. Ukuran sesuai dengan kebutuhan sehari-hari

Pilih panci yang sesuai dengan porsi makanan yang paling sering Anda masak. Porsi paling baik dalam memasak adalah sekali masak langsung habis karena masakan tidak perlu disimpan dan dihangatkan kembali dengan resiko terkontaminasi udara, bakteri dan cahaya saat prosesnya.

5. Bersertifikasi bebas bahan berbahaya

Pastikan Anda memilih wajan yang sudah bersertifikat sehingga terjamin keamanannya. Bukan hanya klaim dari seller tapi sebaiknya terbukti dengan adanya sertifikat tertulis. Sertifikasi ini biasanya dikeluarkan oleh badan atau lembaga sertifikasi setelah pengujian di laboratorium. Beberapa bahan berbahaya yang sebaiknya Anda hindari saat memilih cookware ataupun tableware bisa dilihat pada infografis di bawah ini.

Sumber : paleohacks.com

6. Sesuaikan dengan jenis kompor di rumah anda

Ini penting juga untuk diperhatikan ya Bunda. Beberapa kompor hanya kompatibel dengan jenis wajan tertentu. Seperti kompor induksi yang sebaiknya menggunakan bahan panci yang terbuat dari logam atau bersifat magnetik. Penjelasan lebih lengkapnya bisa Anda baca pada artikel di bawah ini.

Baca juga : Rekomendasi Wajan dan Panci untuk Kompor Listrik

Tips memilih wajan yang aman untuk kesehatan

Setelah memiliki standar wajan yang aman versi saya, maka ada poin-poin yang saya perhatikan saat akan membeli wajan. Berdasarkan pengalaman saya membeli beberapa jenis wajan, saya ingin membagikan tips memilih wajan yang aman. Berikut beberapa tipsnya.

  1. Membeli langsung ke official store. Untuk produk apapun sebenarnya membeli langsung ke official store adalah jalan terbaik karena penjual yang melayani adalah produsennya langsung sehingga Anda bisa bertanya apapun bahkan meminta bukti sertifikasi bahan untuk memastikan produk yang akan Anda beli aman. Anda juga akan mendapatkan garansi resmi dari produsen serta tips dan trick yang mungkin berguna dan tidak tertera pada manual book.
  2. Cek review. Membeli berdasarkan review dari orang yang anda percaya yang sudah menggunakan produk tersebut. Beberapa panci saya beli berdasarkan review influencer yang memang concern dengan dunia kesehatan holistik dan terbukti panci yang saya beli memang nyaman digunakan.
  3. Survey material. Jangan seratus persen percaya dengan klaim dan iklan yang ditawarkan penjual. Tetap cari tahu jenis bahan yang digunakan cocok atau tidak dengan kondisi Anda dan keluarga. Sebagai contoh, biarpun klaimnya panci stainless steel itu aman, ada jenis panci stainless steel yang kandungan kadar nikelnya tinggi sehingga cukup beresiko untuk orang yang memiliki riwayat dermatitis atau eksim. Dilansir dari situs ugm.ac.id, nikel yang tinggi menjadi penyebab tersering dermatitis kontak alergi untuk orang-orang yang memang sensitif.

Review material alat masak yang aman untuk kesehatan

Sumber : ecocenter.org

Bagian ini pasti bagian yang dicari oleh Anda yang membaca ya? Rekomendasi alat masak akan memberi Anda gambaran pilihan yang paling cocok untuk Anda. Berikut beberapa rekomendasi alat masak yang sudah pernah saya coba pakai dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing alat masak tersebut. Tips-tips dari artikel di bawah ini juga oke untuk dicoba.

Baca juga : Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Peralatan Memasak

Perbandingan berbagai jenis material alat masak
Material Alat Masak Kelebihan Kekurangan
Cast iron Durabilitas tinggi, menahan panas lebih lama, oven safe Berat, perawatan sulit
Stainless steel Awet, tahan karat dan goresan, oven dan dishwasher safe Lengket jika tanpa minyak, mahal
Kaca Cantik, material tidak bereaksi dengan makanan Resiko pecah, oksidasi nutrisi dan paparan timbal
Keramik Mudah dibersihkan, bisa untuk semua jenis masakan, tidak lengket Resiko retak dan pecah
Nonstick pan Panas cepat, tidak lengket, ringan, mudah dibersihkan Resiko paparan PFAS, gampang tergores, tidak boleh digunakan suhu tinggi

1. Alat masak cast iron yang butuh seasoning

Sumber gambar: Wikipedia

Wajan cast iron itu disebut juga besi cor atau besi tuang karena proses pembuatannya adalah dengan melelehkan logam besi lalu menuangkannya ke dalam cetakan. Anda bisa menemukan wajan cast iron di rumah makan chinese food atau penjual martabak.

a. Jenis wajan cast iron

Saat ini ada dua jenis cast iron yaitu cast iron yang enameled atau dengan pelapis dan uncoated cast iron alias pure cast iron. Saya pribadi lebih menyukai uncoated cast iron karena saya menghindari bahan pelapis jika saya tidak benar-benar tahu materialnya apa. Tapi jika Anda ingin menggunakan cast iron tanpa masalah makanan lengket, pilihlah cast iron enameled.

Ada dua tipe yang saya rekomendasikan untuk Anda yaitu pilih cast iron dengan ukuran kecil untuk masak rutin sehari-hari dan cast iron doubel side yang bisa digunakan untuk memanggang langsung di atas kompor dan juga setiap sisi cast iron (bagian tutup dan bawahnya) bisa Anda gunakan untuk memasak.

b. Kelebihan dan kekurangan wajan cast iron

Jika Anda menggunakan dan merawatnya dengan benar, cast iron bisa Anda wariskan kepada anak cucu Anda karena durabilitasnya yang sangat tinggi. Cast iron juga memiliki visual yang menarik sehingga beberapa penjual makanan seperti penjual steak memilih menyajikan makanannya langsung diatas wajan cast iron. Wajan ini juga bisa menahan suhu panas lebih lama dibanding jenis wajan lainnya sehingga makanan Anda akan hangat lebih lama saat disantap.  Kelebihan lain dari cast iron adalah Anda bisa menggunakan wajan ini untuk memanggang juga.

Di sisi lain cast iron memiliki kekurangan yaitu pertama adalah bobotnya yang berat. Kekurangan yang kedua adalah cast iron seringnya dibuat tanpa handle anti panas jadi pastikan Anda menggunakan cepal atau sarung tangan anti panas saat menggunakannya. Kekurangan yang ketiga adalah cara pakainya yang high maintenance karena harus di seasoning sebelum dan sesudah memasak agar tidak lengket saat memasak dan agar cast iron tidak berkarat.

c. Cara seasoning cast iron

Cast iron membutuhkan treatment saat pertama kali digunakan, setiap akan digunakan dan setelah digunakan agar nyaman dipakai dan awet. Infografis di bawah ini akan membantu Anda memahami treatment saat pertama kali membeli cast iron dan bagaimana cara seasoning cast iron.

Sumber : Koch&backen

2. Alat masak stainless steel yang diklaim paling aman

Sumber gambar: Unsplash

Panci stainless steel yang sering kita kenal sebagai panci anti karat juga termasuk panci yang saya rekomendasikan. Pemakaian dan perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan panci cast iron. Bagian tengah atau core stainless steel biasanya menggunakan campuran aluminium karena aluminium sangat baik dalam menghantarkan panas dan tidak berat. Yang perlu Anda pastikan bahan stainless steel yang melapisi dan menjadi cooking surface panci Anda cukup tebal dan kokoh sehingga bahan aluminium tidak menyentuh masakan Anda karena aluminium diduga menyebabkan ketidakstabilan gen dan masalah kesehatan lainnya.

a. Jenis alat masak stainless steel

Alat masak stainless steel memiliki kode yang menunjukkan kadar kandungan logam yang digunakan dalam proses pembuatannya. Pada tabel di bawah ini ada bisa melihat perbedaannya.

Daftar jenis panci stainless steel
Jenis Panci Stainless Steel Varian Kandungan logamnya Catatan
Stainless Steel 304 18/8 18% chrome dan 8% nickel Jenis panci stainless steel yang paling umum ditemukan di pasaran. Banyak juga kita temukan pada wadah makanan atau minuman
18/10 18% chrome dan 10% nickel
Stainless Steel 310 24-26% chrome dan 19-22% nickel Daya tahan panas tinggi, harga cukup terjangkau
Stainless Steel 316 16-18% chrome, 10-14% nickel dan 2% molybdenum Lebih tahan korosi dan lebih mahal dibandingkan 304 atau 310. Dikenal juga sebagai marine stainless steel dan biasa digunakan pada bangunan lepas pantai. Molybdenum disini yang menjaga stainless steel tahan korosi air laut
Stainless Steel 316Ti 16.5-18.5% chrome, 10-13% nickel, 2-2.5% molybdenum dan maks 0.7% titanium Beberapa orang menyebut seri ini adalah panci titanium, tapi kurang tepat ya karena kandungan titaniumnya hanya 0.7%. Fungsi titanium disini sebagai seal yang mencegah logam-logam lain bereaksi dengan makanan kita. Pilihan panci teraman di kelasnya. Namun cukup pricey.
Stainless Steel 430 (Inox premium) 18/0 18% chrome dan 0% nickel Pilihan panci yang tepat untuk orang dengan dermatitis atau eksim yang sensitif dengan nikel dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan SS 316Ti
Stainless Steel 200 Komposisi nikel diganti dengan mangan Aman untuk orang yang sensitif nikel dan harga terjangkau. Namun tidak terlalu tahan karat.
Sumber informasi: The Indus Valley – Stainless Steel Pots Pans Guide

b. Kelebihan dan kekurangan wajan stainless steel

Wajan stainless steel memiliki durabilitas yang cukup panjang, aman untuk digunakan pada oven dan dishwasher, tahan karat dan tahan goresan. Menggunakan material yang cukup aman dengan banyak pilihan jenis. Bobot wajan tidak seberat wajan cast iron. Di dapur saya jenis wajan stainless steel adalah wajan yang paling mendominasi karena cocok dengan semua jenis masakan dan kebutuhan saya. Sedangkan kekurangan wajan stainless steel yang banyak dikeluhkan adalah lengket sehingga susah dibersihkan. Kekurangan lainnya adalah proses memasak harus menggunakan minyak.

c. Tips menggunakan stainless steel supaya tidak lengket

Sebenarnya jika diberi minyak dan ditunggu hingga panas sebelum bahan makanan dimasukkan resiko lengket pada stainless steel akan jauh berkurang. Tips membersihkan noda lengket pada wajan stainless steel sebenarnya cukup dengan memanaskan air di dalam wajan hingga mendidih lalu gosok wajan dengan spatula kayu hingga kotoran terangkat, tunggu wajan dingin lalu cuci bersih.

3. Alat masak kaca yang cantik dan aman

Sumber gambar: iStock

Satu kata untuk panci kaca itu adalah cantik. Buibu pasti setuju ya kalau panci-panci kaca itu cantik dipandang. Saya biasanya suka sekali menyajikan makanan langsung dengan wajan kaca saat memasak karena tampilannya cantik digunakan sebagai tableware.

a. Tips membeli wajan kaca

Sebelum memilih panci kaca, ada tiga hal yang harus Anda cek ya Sahabat Hemat. Pertama, pastikan panci Anda terbuat dari kaca borosilikat. Kaca borosilikat adalah jenis kaca yang tahan panas, tahan perubahan temperatur ekstrim, tidak bereaksi dengan bahan lain dan bersifat non-porous yang artinya memiliki pori-pori halus sekali sehingga mencegah bakteri atau sisa makanan menempel sehingga susah dibersihkan. Saya pertama kali mengenal kaca borosilikat saat praktikum di laboratorium kimia sekolah yang mana syarat wadah uji adalah bahan kaca borosilikat.

Kedua, pastikan panci anda berwarna amber atau gelap untuk mencegah vitamin yang ada pada makanan Anda teroksidasi oleh cahaya. Ketiga pastikan panci memiliki sertifikasi bebas timbal karena timbal banyak ditemukan pada zat pewarna apapun. Paparan timbal terutama pada anak akan menyebabkan perubahan fungsi otak, vertigo, anemia, gangguan ginjal dan banyak lagi.

b. Kelebihan dan kekurangan wajan kaca

Kelebihan panci kaca tentunya karena sifatnya yang aman karena tidak bereaksi dengan masakan. Panci kaca juga bisa sekaligus menjadi wadah saji diatas meja makan karena tampilannya yang cantik. Tapi tentunya panci kaca memiliki kekurangan yaitu jika menyimpan makanan matang di panci kaca ada resiko penurunan nutrisi karena oksidasi cahaya, ada resiko pecah dan resiko paparan logam timbal.

4. Alat masak keramik

Sumber : aliexpress

Saya selalu tertarik dengan wajan keramik yang digunakan untuk memasak makanan khas Korea di setiap nonton drama atau vlog dari negeri K-Pop itu. Tapi sebenarnya Indonesia pun memiliki panci keramik khasnya sendiri terutama untuk masakan Jawa seperti gudeg atau jejamuan. Keramik termasuk jenis wajan yang mudah digunakan, karena masakan matang merata dan mudah dibersihkan. Wajan keramik ada yang terbuat dari 100% keramik (keramik murni) dan wajan dengan keramik coated. Keramik murni pastinya lebih berat dibandingkan dengan wajan yang hanya dilapisi keramik.

Kelebihan dan kekurangan wajan keramik

Panci keramik bisa digunakan hampir untuk semua jenis masakan dari mulai memasak nasi, menumis, mengukus dan lainnya. Bahan keramik bisa menyerap dan menyebarkan panas dengan merata. Pilih wajan keramik yang tidak berwarna cerah seperti merah, kuning atau biru untuk mencegah potensi paparan timbal dari cat yang digunakan. Pilihan bahan keramik yang paling aman adalah keramik murni karena tidak mengandung tambahan logam lainnya yang berpotensi rilis ke makanan Anda. Sayangnya keramik murni memiliki resiko pecah dan retak seperti wajan kaca.

Pilihan lain adalah wajan dengan pelapis keramik contohnya WAJAN ANTI LENGKET ROSCHEL- MORGAN CERAMIC WOK dengan diameter 24 cm berwarna merah muda. Wajan dengan teknologi German GREBLON® C2 dari Jerman ini kompatibel dengan berbagai jenis kompor, tanpa kandungan PFOA, PFAS, kadmium, timbal dan logam berat lain serta dilapisi keramik yang aman untuk bersentuhan langsung dengan masakan Anda. Panci yang ukurannya pas sekali dengan ukuran masak sehari-hari ini dibanderol dengan harga 390 ribu saja.

5. Alat masak wajan nonstick non-PFAS

Sumber : amazon

Kita sudah cukup lama mengenal alat masak anti lengket sebagai teflon, namun teflon sebenarnya adalah nama dagang dari bahan kimia Polytetrafluoroethylene atau PTFE.

Apa artinya non-PFAS atau PFOA free?

Bahan lain yang ada pada teflon adalah perfluorooctanoic acid (PFOA). PFOA adalah salah satu turunan atau golongan dari PFAS. Beberapa sumber menyatakan golongan PFAS berbahaya bagi manusia sehingga saat ini para produsen membuat alat masak anti lengket atau non-stick pan bebas PFAS.

PFAS atau per- and polyfluoroalkyl substances atau perfluorokimia adalah bahan kimia buatan manusia yang sudah dipakai sejak 1940-an untuk berbagai lini industri. Bahan kimia golongan PFAS ini adalah bahan yang tidak bisa hancur, nggak bisa dihilangkan sehingga saking berbahayanya bahan ini termasuk dalam golongan persistent organic pollutants atau PoPS alias “forever chemical” yang akan ada dan tidak terurai di alam ini sampai kapanpun.

Turunan atau golongan dari PFAS adalah PFOA, PTFE, PFOS, PFHxS, PFNA, hingga hampir 9000 turunan sudah teridentifikasi. PFOS banyak digunakan dalam industri tekstil, kertas, elektronik, pelapisan krom, peralatan medis dan ditemukan sebagai racun reproduksi. PFOA bisa menyebabkan masalah ginjal, liver, gangguan tiroid, kanker, cacat lahir, autoimun dan infertilitas.

Masalah utama PFOA bukan hanya karena bahan ini bersentuhan langsung dengan makanan tapi juga saat dipanaskan. Saat kita memasak dengan teflon pada suhu diatas 300 derajat celsius, PFOA akan terlepas ke udara dan gas polimer inilah yang paling berbahaya bagi kesehatan Anda.

Melihat fakta ini, memastikan wajan nonstick saya bebas PFAS menurut saya adalah hal yang penting untuk dilakukan. Di bawah ini adalah pilihan wajan nonstick yang diklaim bebas PFAS.

a. Alat masak bahan granit yang kokoh

Wajan granit merupakan pilihan lain dari non-PFAS coating pan. Panci granit ini adalah panci dari logam yang dilapisi enamel porselen yang dibuat pada suhu tinggi sehingga menciptakan lapisan anti lengket. Anda harus menggunakan spatula kayu atau silikon saat menggunakan jenis panci ini karena spatula logam bisa menggores dan merusak lapisan enamel porselennya. Kelebihan panci granit berupa anti lengket, ringan, mudah dibersihkan, banyak pilihan warna dan desain serta menghantarkan panas dengan merata. Kekurangannya adalah kurang tahan lama, resiko lapisan enamel terkelupas atau retak, dan relatif mahal.

Saya akan merekomendasikan salah satu panci granit yang affordable dengan desain menarik yaitu CYPRUZ WHITE GRANITE SERIES FRY PAN-FP-0704 dengan diameter 22 cm yang pas untuk kebutuhan masak sehari-hari. Wajan ini dibuat dengan 4 lapisan granit, induction bottom, anti lengket walaupun tanpa minyak, Non-PFOA, non-PTFE dan bahan kimia lain. Dibandrol dengan harga 199 ribu saja.

b. Alat masak bahan marble

Mirip-mirip dengan panci granit, panci marble juga merupakan pilihan nonstick pan non-PFAS. Perbedaannya adalah dari jenis bahan pembentuknya. Panci marbel adalah panci dari tanah liat yang permukaannya dilapisi marmer untuk menciptakan lapisan anti lengket. Panci marble lebih tahan lama dan suhu ekstrim dibandingkan panci granit. Lapisan marmer ini membuat panci marble lebih tahan goresan sehingga Anda bisa menggunakan spatula logam saat memasak dengan panci ini. Anda juga bisa mencuci panci marble di dalam dishwasher. Namun panci marble juga memiliki kekurangan yaitu bobotnya yang lebih berat, pilihan warnanya yang terbatas dan harga yang mahal.

Tapi jangan khawatir, selalu ada pilihan harga miring yang bisa Anda temukan di hemat.id. Anda bisa memilih CYPRUZ MARBLE SERIES FRY WOK-FP-0644 yang didesain dengan gagang bakelite lembut dan tidak licin. Wajan ini adalah wok pan dengan diameter 28 cm. Kelebihan lainnya adalah induction bottom, cepat dan rata saat menghantarkan panas sehingga makanan tidak cepat hangus dan pastinya Non-PFOA, non-PTFE. Panci wok ini dibandrol dengan harga hanya 279 ribu saja.

Kesimpulan

Jadi apa pilihan panci paling aman? Semua tergantung preferensi, kondisi anda, dan budget yang tersedia. Memilih panci yang aman memang penting tapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan anda. Memanfaatkan promo juga hal yang penting untuk dilakukan demi bijak dalam berbelanja. Selamat memasak untuk orang-orang tersayang Sahabat Hemat.

Sumber

  1. www.ugm.ac.id
  2. journal.unair.ac.id
  3. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
  4. unicef.org
  5. webmd.com
  6. niehs.nih.gov
  7. ntn.org.au
  8. internationaljournalofresearch.com