6 Tips Tetap Produktif Meski Sedang #DiRumahAja

Salah satu dampak terbesar pandemi Covid-19 adalah banyaknya karyawan yang dirumahkan karena sejumlah kegiatan usaha tidak dapat beroperasi selama pandemi. Agar tetap dapat bertahan hidup, karyawan yang terpaksa dirumahkan tersebut harus banting setir untuk mencari sumber penghasilan lain, salah satunya dengan berbisnis di bidang kuliner.

Meski mengalami guncangan, sektor kuliner dapat dibilang cukup stabil apalagi dengan adanya layanan delivery yang membuat customer tidak perlu keluar rumah untuk membeli produk. Beragam jenis menu makanan rumahan yang mudah diolah dapat Anda tawarkan, mulai dari makanan berat seperti sate kambing, hingga cemilan-cemilan seperti pudding roti.

Namun, menjalankan bisnis dari rumah memerlukan adaptasi, terutama jika Anda sebelumnya adalah seorang karyawan yang bekerja di kantor. Rumah, yang biasanya menjadi tempat untuk beristirahat, kini juga harus menjadi tempat di mana kita dituntut untuk tetap produktif. Oleh karena itu, kami telah merangkum enam tips untuk menjaga produktivitas Anda di rumah. Tips ini dapat berlaku untuk Anda yang baru saja membuka bisnis dari rumah ataupun untuk Anda yang diharuskan work-from-home oleh kantor.

Usahakan Tetap Bangun Pagi

Tips ini saya tulis berdasarkan keseharian saya sebagai morning person. Morning person adalah orang-orang yang lebih aktif di pagi hari. Istilah morning person ini lahir karena adanya jam internal di dalam masing-masing individu yang menunjukkan waktu dia bangun, produktif, waspada, hingga tidur lagi. Nah, karena saya adalah seorang morning person, jam-jam produktif saya adalah sekitar jam 8 pagi sampai jam 1 siang. Sayang sekali jika jam tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan sesuatu. Maka dari itu, saya hampir tidak pernah bangun terlalu siang.

Meski demikian, saya rasa, tips ini juga bisa berlaku untuk Anda. Bangun tidur terlalu siang akan memperbesar godaan untuk rebahan seharian. Belum lagi jika Anda masih harus kerja dari rumah yang mengikuti jam kerja di kantor. Bangun terlalu siang sama saja dengan terlambat pergi ke kantor. Jika terlambat, hari kita akan diawali dengan buru-buru yang membuat kita kurang tenang.

Begitu pun untuk Anda yang membuka bisnis dari rumah. Jika Anda bangun pagi, artinya Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menyiapkan pesanan yang akan Anda kirim di hari itu. Anda juga punya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan urusan rumah sebelum mulai bekerja. Pikiran menjadi lebih tenang karena Anda dapat lebih fokus bekerja. Selalu bangun pagi adalah sebuah solusi awal yang tepat untuk menjaga produktivitas.

Skip Morning Check-In

Saya yakin sebagian besar dari kita punya kebiasaan untuk langsung membuka smartphone setelah bangun tidur. Entah itu untuk membuka aplikasi media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, atau untuk membuka aplikasi berbasis pesan seperti Line atau Whatsapp. Tanpa kita sadari, hal ini akan menyita banyak waktu kita. Jika setelah bangun tidur kita langsung terjebak dalam lingkaran media sosial yang tidak akan ada habisnya, dapat dipastikan kita sulit beranjak dari tempat tidur.

Menghilangkan kebiasaan membuka smartphone setelah bangun tidur tidaklah mudah. Sebab, saya sendiri mengalaminya. Ada dua hal yang saya lakukan untuk menghilangkan kebiasaan ini. Pertama, dengan membuat “habit tracker” dan kedua, dengan menciptakan rutinitas baru setelah bangun tidur.

Habit tracker berbentuk kolom-kolom yang merepresentasikan setiap hari dalam satu bulan. Ketika ada hari di mana saya berhasil skip morning check-in, saya akan menandai kolom yang merepresentasikan hari tersebut. Namun, jika saya gagal, saya tidak akan mengarsirnya. Manfaat yang saya rasakan dengan membuat habit tracker ini adalah saya dapat memantau progress kebiasaan saya sehari-hari. Karena saya pun masih dalam tahap membiasakan diri, tidak setiap hari saya berhasil. Arsiran saya belum penuh 100% dan masih banyak ruang yang perlu diperbaiki.

Cara kedua yang saya lakukan adalah menciptakan rutinitas baru setelah bangun tidur. Saya meletakkan smartphone tidak tepat di samping tempat saya tidur.Kemudian, alih-alih membuka smartphone, saya membiasakan diri langsung bangun dari tempat tidur untuk minum air mineral, sikat gigi, cuci muka, dan beribadah. Tidak berhenti sampai di situ, saya juga harus menyapu teras, merebus air, mengangkat jemuran, menyetrika, dan berbagai rutinitas lain yang perlu saya lakukan di pagi hari. Rutinitas ini bisa juga Anda buat sama dengan rutinitas yang biasa Anda lakukan sebelum ke kantor, meski hari itu Anda tidak akan berangkat ke kantor. Rutinitas di pagi hari membuat tubuh dan pikiran kita cenderung lebih segar untuk menjalankan aktivitas-aktivitas berikutnya.

Terapkan Sistem Jam Kerja

Salah satu keunggulan bekerja dari rumah adalah jam kerja yang fleksibel. Kita dapat mulai bekerja jam berapapun yang kita mau. Namun, fleksibilitas tersebut kadang malah membuat kita kurang produktif. Terutama kalau Anda adalah tipe orang yang suka menunda-nunda pekerjaan. Jam kerja yang fleksibel akan membuat Anda terlalu nyaman menunda segala aktivitasmu.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk tetap menerapkan sistem jam kerja meski Anda bekerja dari rumah. Ini adalah salah satu cara untuk membangun atmosfer bekerja di dalam rumah. Misal, biasanya Anda masuk kantor jam 8 pagi. Maka usahakan setiap jam 8 pagi, Anda sudah siap untuk bekerja. Sama seperti ketika kita berangkat ke kantor.

Sedangkan untuk para freelancer atau profesional yang jam kerjanya lebih bebas, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan. Pertama, Anda dapat mengikuti jam kerja karyawan kantor selama 8 jam. Jadi jam berapapun Anda mulai bekerja, jam kerja Anda tetap akan selesai 8 jam berikutnya. Penentuan jam kerja ini akan lebih baik kalau diselaraskan dengan jam berapa yang paling produktif untuk Anda. Misalnya jika Anda baru dapat produktif di jam 11 siang, maka Anda dapat mulai bekerja sekitar jam 10-11 siang dan selesai 8 jam setelahnya.

Cara kedua, Anda juga dapat menetapkan berapa project yang harus Anda selesaikan dalam sehari. Setelah target project tersebut terpenuhi, maka jam kerja Anda juga selesai. Mungkin tidak akan mencapai 8 jam, tapi bisa juga justru lebih dari 8 jam.

Jaga Meja Kerja Tetap Rapi dan Bersih

Saya sangat menyarankan untuk memisahkan ruang kerja dengan kamar tidur. Jika memang harus berada dalam satu ruangan, letakkan tempat kerja dan tempat tidur pada sudut yang berbeda. Jika di rumah, kita memang dapat bekerja dari atas tempat tidur sekalipun. Namun, saya yakin hasilnya tidak akan semaksimal jika kita bekerja atau belajar di sudut lain. Sebab, tempat tidur membangun atmosfer untuk tidur atau bersantai, bukan untuk produktif.

Setelah Anda punya sudut atau tempat sendiri untuk bekerja, maka langkah selanjutnya adalah menjaga tempat tersebut tetap rapi dan bersih. Meja kerja yang rapi akan meningkatkan produktivitas Anda. Anda juga dapat mendekorasi ruang kerja Anda sedemikian rupa agar semakin nyaman saat berada di sana. Ruang kerja yang nyaman akan membuat kamu betah berlama-lama di sana, melakukan berbagai hal yang produktif. Jika Anda membutuhkan inspirasi desain ruang kerja atau sudut kerja Anda, baca di sini. Temukan juga promo-promo furnitur dengan harga terjangkau untuk ruang kerja Anda melalui hemat.id.

Selain ruang atau sudut kerja yang bersih, Anda juga perlu membersihkan diri sebelum bekerja. Mandi, berpakaian rapi, dan menggunakan parfum adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga diri tetap bersih meski kerja dari rumah. Jadi tidak hanya meja kerja yang bersih, tapi Anda juga bersih. Sehingga, Anda lebih siap untuk mengisi hari dengan hal-hal produktif!

Benda Wajib di Meja Penunjang Produktifitas

Selalu Membuat To-Do-List

To-Do-List akan sangat membantu kita menjaga tingkat produktivitas kita. Jika kita sudah tahu hal apa saja yang akan kita lakukan, kita akan cenderung lebih semangat untuk menyelesaikannya. Jika kita siap bekerja namun kita tidak punya to-do-list, ujung-ujungnya malah bingung tentang apa yang harus dilakukan. Oleh karena itu, setelah bekerja, sebaiknya Anda langsung membuat to-do-list untuk keesokan harinya.

Untuk Anda pemilik bisnis kuliner, Anda bisa langsung berbelanja kebutuhan untuk esok harinya setelah selesai produksi di hari tersebut. Apalagi sekarang belanja bisa lebih mudah secara online lewat aplikasi Kliptalog dan lebih hemat menggunakan promo supermarket yang dapat Anda dapatkan secara terupdate. Dengan demikian, keesokan harinya Anda tinggal langsung produksi tanpa perlu memikirkan belanja terlebih dahulu. Sama sekali tidak merepotkan meski dilakukan setelah seharian bekerja, bukan?

Membuat to-do-list tidak bisa asal. Jangan sembarang memasukkan to-do-list semata-mata supaya daftar pekerjaan yang kamu punya terlihat banyak. Sebisa mungkin buatlah to-do-list yang berhubungan dengan produktivitas atau efektivitas pekerjaan. Akan lebih baik lagi jika hal-hal yang Anda lakukan bisa menghasilkan sesuatu yang nyata ataupun membuat Anda merasakan progress-nya.

Selain itu, perhatikan juga energy management Anda dengan to-do-list tersebut. Jangan sampai menaruh terlalu banyak pekerjaan dengan porsi yang terlalu besar dalam satu hari secara bersamaan. Jika Anda adalah orang yang detail, Anda juga dapat menuliskan timeline dari apa yang harus Anda lakukan setiap jamnya. Sehingga to-do-list tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diselesaikan, namun benar-benar mungkin untuk Anda selesaikan.

Disiplin

Tips yang terakhir ini adalah kunci utama! Kerja ataupun berbisnis dari rumah membutuhkan komitmen yang sangat tinggi. Pada akhirnya, Anda sendiri yang memutuskan, apakah Anda memiliki komitmen atau tidak. Tips-tips di atas hanyalah untuk membantu Anda menjalankan komitmen. Tanpa komitmen dan kedisiplinan yang tinggi, semua poin tadi tidak ada artinya.

Anda tidak perlu meniru secara persis semua tips yang ada di atas. Sebab saya yakin kita memiliki kondisi yang berbeda-beda. Anda dapat mengambil satu atau dua tips yang menurut Anda baik dan cocok dengan kondisi Anda. Sehingga tips tersebut bisa Anda terapkan dengan maksimal. Oleh karena itu, kami akan sangat senang jika Anda mau bercerita kondisi #dirumahaja versi Anda. Sudut pandang yang berbeda akan memperkaya pengetahuan kita bersama. Jadi kalau Anda punya tips tambahan menurut kondisi atau pengalaman Anda, silakan sharing di kolom komentar di bawah ya!

Dapatkan Panduan Belanja Hemat dalam Newsletter Hemat.id!